Struktur Bangunan Baru Ditemukan saat Ekskavasi Situs di Tol Pandaan-Malang

Kompas.com - 14/03/2019, 16:54 WIB
Struktur bangunan baru ditemukan dalam proses ekskavasi situs purbakala di proyek Tol Pandaan-Malang seksi 5 kilometer ke-37 Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (14/3/2019) KOMPAS.com / ANDI HARTIKStruktur bangunan baru ditemukan dalam proses ekskavasi situs purbakala di proyek Tol Pandaan-Malang seksi 5 kilometer ke-37 Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (14/3/2019)

MALANG, KOMPAS.com - Struktur bangunan baru ditemukan dalam proses ekskavasi atau penggalian di lokasi proyek Tol Pandaan- Malang seksi 5 kilometer ke-37, Kamis (14/3/2019).

Struktur bangunan itu berada pada jarak tiga meter arah barat dari struktur bangunan yang ditemukan awal.

Bentuk struktur itu sama. Yakni berupa susunan batu bata. Petugas terus menggali lokasi itu untuk menemukan sambungan dua struktur bangunan yang ditemukan itu.

"Kita menemukan tatanan bata yang ada di sebelah barat temuan pertama. Sekarang permukaan masih berupa puing-puing bata, kita akan coba cari tatanan bata itu sampai membentuk bangunan," kata Wicaksono Dwi Nugroho, arkeolog dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BCPB) Jawa Timur.

Struktur bangunan baru itu terdiri dari empat lapis bata. Diperkirakan, struktur bangunan yang baru ditemukan merupakan bagian dari struktur bangunan yang ditemukan awal.

Baca juga: Warga Ingin Temuan Situs Purbakala di Tol Pandaan-Malang Jadi Tempat Wisata

 

Sedangkan struktur bangunan yang ditemukan awal terdiri dari 18 susunan batu bata dengan tinggi sekitar dua meter dari permukaan tanah.

Meski ada struktur baru yang ditemukan, pihak BPCB belum memastikan periodesasi bangunan purbakala itu. Dibutuhkan data penunjang lainnya untuk menentukan periodisasi situs tersebut.

"Sampai sekarang kita belum menemukan artefak penyerta untuk memastikan periodisasinya," jelasnya.

Arkeolog dari Universitas Negeri Malang yang juga Ketua Ikatan Ahli Arkeolog Indonesia (IAAI) Jawa Timur, Ismail Lutfi juga belum memastikan bentuk dan periodisasi struktur bangunan yang ditemukan. Lutfi mengatakan, pihaknya masih terus mencari bentuk asli bangunan tersebut.

"Ini (struktur) sudah menyudut. Kalau terbukti menyudut lagi, kita ikuti lagi. Sampai menemui bentuknya," katanya.

Baca juga: Situs Purbakala di Lokasi Proyek Tol Pandaan-Malang Mulai Digali

Sementara itu, bagian atas struktur itu sudah hancur. Kalau atasnya memang hancur. Tapi biasanya yang bawahnya yang masih utuh," katanya.

Sebelumnya, ditemukan struktur bangunan di lokasi proyek Tol Pandaan-Malang seksi 5 kilometer ke-37 Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Struktur itu ditemukan akibat terkeruk alat berat yang mengerjakan proyek tol.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Regional
KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

Regional
KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

Regional
11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

Regional
Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Regional
Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Regional
Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Aceh

Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Aceh

Regional
BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang Sukabumi, Akibat Sedimentasi Sungai dan Hujan Lebat

BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang Sukabumi, Akibat Sedimentasi Sungai dan Hujan Lebat

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Petahana Bantul Resmi Bertarung di Pilkada 2020

Bupati dan Wakil Bupati Petahana Bantul Resmi Bertarung di Pilkada 2020

Regional
2 Tenaga Medis dari Kabupaten Madiun Positif Covid-19, Diduga Tertular Rekan Kerja

2 Tenaga Medis dari Kabupaten Madiun Positif Covid-19, Diduga Tertular Rekan Kerja

Regional
Banjir dan Longsor Landa 6 Kecamatan di Aceh Barat Daya

Banjir dan Longsor Landa 6 Kecamatan di Aceh Barat Daya

Regional
Bawaslu: Jambi Masuk 10 Besar Indeks Kerawanan Pemilu, Rawan Politik Uang Saat Pilkada

Bawaslu: Jambi Masuk 10 Besar Indeks Kerawanan Pemilu, Rawan Politik Uang Saat Pilkada

Regional
Gegara Nonton Bola di Lapangan Kampung, Pelarian Terduga Pembunuh Istri Berakhir...

Gegara Nonton Bola di Lapangan Kampung, Pelarian Terduga Pembunuh Istri Berakhir...

Regional
Seorang Pegawai Dinas Kesehatan DIY Meninggal Setelah Terinfeksi Virus Corona

Seorang Pegawai Dinas Kesehatan DIY Meninggal Setelah Terinfeksi Virus Corona

Regional
Banjir Bandang Sebabkan Sungai Terbendung Jadi Danau Lumpur, Warga Sukabumi Khawatir

Banjir Bandang Sebabkan Sungai Terbendung Jadi Danau Lumpur, Warga Sukabumi Khawatir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X