Situs Purbakala di Lokasi Proyek Tol Pandaan-Malang Mulai Digali

Kompas.com - 12/03/2019, 15:43 WIB
Proses penggalian atau ekskavasi situs purbakala yang ditemukan di lokasi proyek Tol Pandaan-Malang, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Selasa (12/3/2019) KOMPAS.com / ANDI HARTIKProses penggalian atau ekskavasi situs purbakala yang ditemukan di lokasi proyek Tol Pandaan-Malang, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Selasa (12/3/2019)

MALANG, KOMPAS.com - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur (Jatim) mulai melakukan penggalian atau ekskavasi situs purbakala yang ditemukan di lokasi proyek Tol Pandaan-Malang seksi 5 kilometer ke-37 Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (12/3/2019).

Rencananya, penggalian situs purbakala itu akan berlangsung selama lima hari. Namun, jika proses mencari bentuk asli situs itu belum selesai, ekskavasi akan diteruskan sampai selesai.

"Terdapat temuan struktur bata yang tampak karena aktivitas pembangunan jalan tol. Ada indikasi struktur yang mengarah ke barat daya," kata Wicaksono Dwi Nugroho, arkeolog dari BCPB Jatim saat ditemui di lokasi, Selasa.

Baca juga: Warga yang Serahkan Benda Purbakala di Tol Pandaan-Malang Akan Diganti Rugi

Penggalian dilakukan di permukaan tanah di atas situs itu ditemukan. Batu bata yang merupakan bagian dari struktur bangunan itu mulai terlihat.

"Kita berusaha mengejar bentangan struktur yang ke arah barat daya, kita membuka dua lubang. Kita akan cari tahu ke arah mana struktur bangunan itu dan seberapa luas," katanya.

Baca juga: Warga Diminta Kembalikan Benda Purbakala yang Ditemukan saat Konstruksi Tol Pandaan-Malang

Belum dipastikan bentuk struktur bangunan tersebut. Meskipun sebelumnya sudah muncul dugaan bahwa situs itu merupakan bangunan pura. Wicaksono mengatakan, butuh kajian untuk memastikan bentuk struktur bangunan itu. Sedangkan kajian bisa dilakukan setelah ekskavasi rampung.

"Dalam kajian kami mencari tahun bangunan apa ini, seberapa luas dan peninggalan masanya siapa," jelasnya.

Pihak BPCB Jawa Timur sudah berkoordinasi dengan pihak PT Jasamarga Pandaan-Malang terkait proses ekskavasi tersebut. Sebab, lokasi penemuan situs berada di lokasi proyek tol. Konstruksi tol di lokasi itu juga sudah dihentikan untuk sementara.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Jasamarga untuk menghentikan sementara pembangunan di lokasi penemuan sampai selesai dilakukan kajian," katanya.

Siitus purbakalad ditemukan di proyek Tol Pandaan-Malang seksi 5 kilometer ke-37 Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, sejak sepekan lalu.

Sebelumnya, tidak jauh dari lokasi itu juga ditemukan benda purbakala yang berserakan akibat terkeruk alat berat, seperti lencana emas, kepingan koin dan potongan gerabah serta bekas peralatan yang terbuat dari perunggu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegawai BRI Korupsi Rp 2,1 M untuk Judi Bola Online, Ambil Uang 11 Nasabah Sedikit demi Sedikit

Pegawai BRI Korupsi Rp 2,1 M untuk Judi Bola Online, Ambil Uang 11 Nasabah Sedikit demi Sedikit

Regional
Kronologi Penangkapan Anggota DPRD yang Jadi Bandar Narkoba

Kronologi Penangkapan Anggota DPRD yang Jadi Bandar Narkoba

Regional
Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Hasil Visum Ditemukan Bukti Telah Terjadi Persetubuhan

Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Hasil Visum Ditemukan Bukti Telah Terjadi Persetubuhan

Regional
Ibu dan 2 Anaknya Tewas dalam Kebakaran Toko di Bireuen, Aceh

Ibu dan 2 Anaknya Tewas dalam Kebakaran Toko di Bireuen, Aceh

Regional
Guru Besar Ahli Epidemologi di Bali Meninggal karena Covid-19

Guru Besar Ahli Epidemologi di Bali Meninggal karena Covid-19

Regional
Kronologi Pria Terobos Kantor Polisi dan Berteriak 'Besok Kiamat'

Kronologi Pria Terobos Kantor Polisi dan Berteriak "Besok Kiamat"

Regional
Jenuh di Isolasi, Pasien Covid-19 Usia 60 Tahun Panjat Pagar RS dan Pulang ke Rumah

Jenuh di Isolasi, Pasien Covid-19 Usia 60 Tahun Panjat Pagar RS dan Pulang ke Rumah

Regional
Tenaga Kesehatan RSUD Soedono Madiun Terpapar Corona, Dua Ruang Paviliun Ditutup

Tenaga Kesehatan RSUD Soedono Madiun Terpapar Corona, Dua Ruang Paviliun Ditutup

Regional
Oknum Anggota DPRD Jadi Bandar Sabu Jaringan Bos PO Bus Pelangi

Oknum Anggota DPRD Jadi Bandar Sabu Jaringan Bos PO Bus Pelangi

Regional
Mobil Rombongan Lamaran Nikah Terguling di Nunukan, 3 Orang Meninggal Dunia

Mobil Rombongan Lamaran Nikah Terguling di Nunukan, 3 Orang Meninggal Dunia

Regional
Jerinx Bersedia Hapus Akun Medsos jika Diperlukan untuk Mendapat Penangguhan Penahanan

Jerinx Bersedia Hapus Akun Medsos jika Diperlukan untuk Mendapat Penangguhan Penahanan

Regional
Ini Persyaratan Protokol Kesehatan untuk Mendaki di Gunung Semeru

Ini Persyaratan Protokol Kesehatan untuk Mendaki di Gunung Semeru

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Banten Cari Lahan Pemakaman di Kota Serang

Kasus Covid-19 Meningkat, Banten Cari Lahan Pemakaman di Kota Serang

Regional
Terungkap, Ini Motif Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas

Terungkap, Ini Motif Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas

Regional
Sosok Laeli Pelaku Mutilasi Kalibata City di Mata Sang Ibu, Pendiam yang Selalu Dapat Ranking di Sekolah

Sosok Laeli Pelaku Mutilasi Kalibata City di Mata Sang Ibu, Pendiam yang Selalu Dapat Ranking di Sekolah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X