Mahasiswa UGM Ciptakan Aplikasi OkeSayur, Jangkau Wilayah Klaten dan Yogyakarta

Kompas.com - 11/03/2019, 13:30 WIB
Aplikasi OkeSayur yang menjadi juara 1 Gemastik 2018, saat ini sudah bisa diunduh secara gratis di PlayStore dan melayani wilayah Jateng dan DIY. Dokumentasi Humas UGMAplikasi OkeSayur yang menjadi juara 1 Gemastik 2018, saat ini sudah bisa diunduh secara gratis di PlayStore dan melayani wilayah Jateng dan DIY.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dari sejumlah jurusan mengembangkan aplikasi pembelian sayur secara online bernama OkeSayur. 

Aplikasi ini khusus menggandeng pedagang sayur dan telah menjangkau wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Aplikasi ini menyabet juara 1 kategori pengembangan bisnis teknologi informasi dan komunikasi pada kompetisi nasional Pagelaran Mahasiswa Nasional bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Gemastik) 2018.

Para mahasiswa yang mengembangkannya adalah Fadlan Hawali, Alvin Novandi, Silvia, Muhammad Fuad Husein dari Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik UGM (DTETI FT).

Baca juga: Mahasiswa UGM Raih Best Presenter Seminar Internasional di Malaysia

 

Kemudian, Donatus Yoga  dari Sekolah Vokasi UGM, serta Losyiana Luh Jingga dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) UGM. 

Co-Founder OkeSayur Nindi Kusuma Ningrum menceritakan aplikasi ini dibuat pada akhir tahun 2017 lalu. Saat ini aplikasi ini dapat diunduh secara gratis di PlayStore. 

Ide menciptakan OkeSayur ini berawal keprihatiannya terhadap eksistensi pasar tradisional yang semakin melemah karena perubahan gaya hidup modern. 

Selain itu, kebiasaan berbelanja saat ini turut bergeser pula yakni ke pasar-pasar modern.

"OkeSayur hadir untuk membantu masyarakat dalam berbelanja sayur dan kebutuhan dapur. Selain itu juga turut menjaga kelestarian pasar-pasar tradisional," ujar Nindi melalui keterangan tertulis, Senin (11/03/2019).

Baca juga: Mahasiswa UGM Menang Lomba Rancang Bisnis Ramah Lingkungan di Seoul

Menurut Nindi, sayuran dan berbagai kebutuhan dapur yang ditawarkan di OkeSayur diambil dari pasar-pasar tradisional yang berada di Yogyakarta dan Klaten.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gugatan Pilkada Surabaya, Tim Machfud Arifin-Mujiaman Siapkan Kejutan di Sidang Perdana

Gugatan Pilkada Surabaya, Tim Machfud Arifin-Mujiaman Siapkan Kejutan di Sidang Perdana

Regional
Penyergapan Penjahat di Ciamis Berlangsung Dramatis, Begini Kejadiannya

Penyergapan Penjahat di Ciamis Berlangsung Dramatis, Begini Kejadiannya

Regional
Emil Dardak Persilakan PPKM Dimodifikasi jika Ada Kegiatan Lain Berisiko Tinggi

Emil Dardak Persilakan PPKM Dimodifikasi jika Ada Kegiatan Lain Berisiko Tinggi

Regional
Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19, 12 Warga Sukarela Datangi Polres Probolingo

Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19, 12 Warga Sukarela Datangi Polres Probolingo

Regional
Kasus Jenazah Remaja Perempuan di Karawang, Ini Hasil Otopsi RS

Kasus Jenazah Remaja Perempuan di Karawang, Ini Hasil Otopsi RS

Regional
Sempat Divaksin, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Terinfeksi Covid-19

Sempat Divaksin, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Terinfeksi Covid-19

Regional
Gempa Magnitodo 5,1 di Talaud Sulut, BMKG: Ini Gempa Susulan

Gempa Magnitodo 5,1 di Talaud Sulut, BMKG: Ini Gempa Susulan

Regional
Staf Protokol Bupati Kulon Progo Tertular Covid-19, Imbas Klaster Keluarga

Staf Protokol Bupati Kulon Progo Tertular Covid-19, Imbas Klaster Keluarga

Regional
Bacok Korban Berkali-kali, Pemuda di Cianjur Ini Mengaku sebagai Perempuan di Facebook

Bacok Korban Berkali-kali, Pemuda di Cianjur Ini Mengaku sebagai Perempuan di Facebook

Regional
Kasus Anak Gugat Orangtua karena Fortuner, Hakim: Selama Belum Putusan, Masih Mungkin Mediasi

Kasus Anak Gugat Orangtua karena Fortuner, Hakim: Selama Belum Putusan, Masih Mungkin Mediasi

Regional
'Kami Sangat Terpukul, Kami Minta Pelaku Dihukum Berat, kalau Perlu Dihukum Mati'

"Kami Sangat Terpukul, Kami Minta Pelaku Dihukum Berat, kalau Perlu Dihukum Mati"

Regional
Banjir di Aceh Tamiang Meluas, 4.000 Orang Mengungsi

Banjir di Aceh Tamiang Meluas, 4.000 Orang Mengungsi

Regional
Ambulans Bawa 3 Pasien Covid-19 Ditabrak Suzuki X-Over Saat Terobos Lampu Merah, Ini Kata Polisi

Ambulans Bawa 3 Pasien Covid-19 Ditabrak Suzuki X-Over Saat Terobos Lampu Merah, Ini Kata Polisi

Regional
Banjir di Banjarmasin Belum Surut, Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Banjir di Banjarmasin Belum Surut, Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Regional
Potensi Bahaya Gunung Merapi Berubah, 121 Pengungsi di Magelang Kembali ke Rumah

Potensi Bahaya Gunung Merapi Berubah, 121 Pengungsi di Magelang Kembali ke Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X