Kapolres: Kabar 2 Orang Tewas akibat Banjir di Madiun Hoaks

Kompas.com - 06/03/2019, 15:31 WIB
Salah satu jembatan di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun rusak setelah diterjang banjir, Rabu ( 6 / 3 / 2019). KOMPAS.com/MUHLiS AL ALAWISalah satu jembatan di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun rusak setelah diterjang banjir, Rabu ( 6 / 3 / 2019).

MADIUN, KOMPAS.com -  Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono memastikan dua warga Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, yang meninggal bukan karena diterjang bencana banjir. Kedua warga itu meninggal karena sakit.

"Di Desa Bulakrejo, Kecamatan Balerejo memang ada yang meninggal tetapi bukan karena diterjang banjir bandang. Meninggalnya karena sakit. Jadi informasi itu hoaks," kata Ruruh yang dihubungi Kompas.com, Selasa ( 6/3/2019) siang.

Menurut Ruruh, kepastian bahwa dua orang itu meninggal karena sakit didapat setelah pihaknya melakukan kroscek ke polsek dan kepala desa.

"Tadi sudah saya cek langsung ke polsek dan kepala desanya," jelas Ruruh.

Baca juga: 77 Rumah Rusak Berat akibat Banjir di Madiun

Ruruh dikonfirmasi menyusul beredarnya informasi dua warga di Balerejo meninggal setelah terseret banjir bandang yang melanda Kabupaten Madiun sejak Rabu ( 6/3/2019) dini hari.

Menurut Ruruh, dua jenazah itu belum dimakamkan lantaran tempat pemakaman umum di desa itu masih terendam banjir.

"Ada yang bilang korban bunuh diri juga tidak benar itu," jelas Ruruh.

Kapolsek Balerejo AKP Jumianto Nugroho yang dikonfirmasi terpisah menyatakan, satu warga di Bulakrejo meninggal kemarin sore. Sementara satu warga di Sumber Bening meninggal pada Rabu (6/3/2019).

"Jadi bukan meninggal karena banjir. Tetapi karena sakit. Dan, sampai sekarang belum bisa dimakamkan karena tempat pemakaman umumnya masih tergenang air banjir," kata Jumianto.

Baca juga: Banjir Landa Madiun, Sekolah Diliburkan

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dipecat karena Kasus Pencurian, Mantan Polisi Diringkus Saat Pesta Narkoba

Dipecat karena Kasus Pencurian, Mantan Polisi Diringkus Saat Pesta Narkoba

Regional
Warga Jakarta Ditemukan Tewas Berlumur Darah dalam Hotel di Cianjur

Warga Jakarta Ditemukan Tewas Berlumur Darah dalam Hotel di Cianjur

Regional
Video Skripsi Unilak Pekanbaru Dibuang Beredar di Medsos, Kepala Perpustakaan Dicopot

Video Skripsi Unilak Pekanbaru Dibuang Beredar di Medsos, Kepala Perpustakaan Dicopot

Regional
Bayi Berusia 20 Bulan di Kupang Sembuh dari Covid-19

Bayi Berusia 20 Bulan di Kupang Sembuh dari Covid-19

Regional
Pengakuan Kakek yang Ditangkap Polisi karena Jual Ganja: Keuntungan Dipakai untuk Berobat

Pengakuan Kakek yang Ditangkap Polisi karena Jual Ganja: Keuntungan Dipakai untuk Berobat

Regional
Terduga Penganiaya Ojol di Pekanbaru Diamankan Polisi

Terduga Penganiaya Ojol di Pekanbaru Diamankan Polisi

Regional
Menyoal Lagu Yamko Rambe Yamko: Bukan Lagu Milik Orang Papua?

Menyoal Lagu Yamko Rambe Yamko: Bukan Lagu Milik Orang Papua?

Regional
Ratusan Ojol di Pekanbaru Rusak Rumah Terduga Penganiaya Rekannya

Ratusan Ojol di Pekanbaru Rusak Rumah Terduga Penganiaya Rekannya

Regional
Dituding Rusak Jendela dan Kursi Pastoran, Sastrawan Felix Nesi Ditangkap Polisi

Dituding Rusak Jendela dan Kursi Pastoran, Sastrawan Felix Nesi Ditangkap Polisi

Regional
Kisah Pemuda Lereng Merapi, Ubah Tanah Desa Jadi Sport Center Berstandar International

Kisah Pemuda Lereng Merapi, Ubah Tanah Desa Jadi Sport Center Berstandar International

Regional
Main TikTok di Suramadu, Didenda Rp 500.000...

Main TikTok di Suramadu, Didenda Rp 500.000...

Regional
Viral, Video Penganiayaan Ojol di Pekanbaru, Ini Respons Polisi

Viral, Video Penganiayaan Ojol di Pekanbaru, Ini Respons Polisi

Regional
Tradisi Pacaran Orang Rimba, 2.000 Hari Mengabdi di Calon Mertua, Pegang Tangan Pacar Kena Denda

Tradisi Pacaran Orang Rimba, 2.000 Hari Mengabdi di Calon Mertua, Pegang Tangan Pacar Kena Denda

Regional
Viral, Video Pria di Lombok Nikahi Kekasihnya dengan Maskawin Sandal Jepit dan Segelas Air

Viral, Video Pria di Lombok Nikahi Kekasihnya dengan Maskawin Sandal Jepit dan Segelas Air

Regional
Perjalanan Pengusaha Warteg Kalahkan Covid-19, Naik Travel dari Depok, Sembuh Diiringi Tabuhan Rebana

Perjalanan Pengusaha Warteg Kalahkan Covid-19, Naik Travel dari Depok, Sembuh Diiringi Tabuhan Rebana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X