Angin Puting Beliung di Sumedang, Warga Berharap Bantuan Pemerintah

Kompas.com - 24/02/2019, 12:41 WIB
Warga terdampak angin puting beliung berharap bantuan pemerintah, Minggu (24/2/2019). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.com/AAM AMINULLAHWarga terdampak angin puting beliung berharap bantuan pemerintah, Minggu (24/2/2019). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Pascaditerjang angin puting beliung, Sabtu (23/2/2019) petang, 4 rumah di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mengalami rusak berat.

Selain merusak 22 rumah di Dusun Babakan Hurip RW 08, Kelurahan Kota Kaler, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, angin puting beliung juga merusak 3 hektar lahan padi dan sejumlah fasilitas umum lainnya.

"Ada 4 rumah yang rusak berat akibat angin puting beliung kemarin. Selain itu, 3 hektare lahan padi, usia tanaman 2,5 bulan milik petani rusak dan terancam gagal panen," ujar Ketua RW 08 Asep Subita kepada KOMPAS.com di lokasi, Minggu (24/2/2019) siang.


Baca juga: 22 Rumah di Sumedang Rusak akibat Angin Puting Beliung

Asep menuturkan fasilitas umum seperti masjid dan sarana prasarana lingkungan lainnya juga mengalami rusak ringan.

"Untuk masjid hari ini mulai diperbaiki secara swadaya oleh warga. Untuk 4 kepala keluarga yang rumahnya rusak berat sementara ini sudah dievakuasi dan tinggal di rumah keluarganya untuk sementara," ucapnya.

Asep berharap, Pemkab Sumedang turun membantu warga yang terdampak bencana angin puting beliung.

"Baru dari BPBD yang membantu evakuasi. Kami berharap Pemkab Sumedang turun membantu, khususnya bantuan berupa material bangunan untuk warga yang rumahnya rusak berat," ucapnya.

Di tempat yang sama, salah seorang petani Acuh Cahyaman (55) mengaku akibat kerusakan lahan padi seluas 3 hektar ini, 12 petani merugi sekitar 20 kuintal padi.

"Kalau melihat kerusakan seperti ini pastinya tidak akan bisa dipanen. Soalnya ini tanaman padi juga baru umur 2,5 bulan. Kami berharap pemerintah membantu meringankan kegagalan panen ini. Dari 3 hektar biasanya menghasilkan tidak kurang dari 20 kuintal," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita di Balik Ustaz Abdul Somad Mundur dari PNS UIN Suska Riau

Cerita di Balik Ustaz Abdul Somad Mundur dari PNS UIN Suska Riau

Regional
Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Regional
Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Regional
Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Regional
Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Regional
Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Regional
Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Regional
Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Regional
Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Regional
Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Regional
Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Regional
Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Regional
Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Regional
Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X