Viral Video Edy Rahmayadi Larang Warga Berfoto dengan Pose Dua Jari, Ini Penjelasannya - Kompas.com

Viral Video Edy Rahmayadi Larang Warga Berfoto dengan Pose Dua Jari, Ini Penjelasannya

Kompas.com - 12/02/2019, 22:34 WIB
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di pameran Satu Abad Surat Kabar Sumut yang diadakan di lobby kantor gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (12/2/2019)Dok: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi Sumut Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di pameran Satu Abad Surat Kabar Sumut yang diadakan di lobby kantor gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (12/2/2019)

MEDAN, KOMPAS.com — Sebuah video yang tersebar di media sosial memperlihatkan  Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melarang seorang perempuan menggunakan pose dua jari saat berfoto dengannya.

Perempuan berambut panjang tersebut menuruti Edy, lalu mengganti gaya dengan menunjukkan jempol. Namun, lagi-lagi Edy melarang. Edy dengan gesturnya mencontohkan pose yang diinginkannya, yaitu mengepalkan tangan di dada.

Hal itu menjadi viral dan diperbincangkan di media sosial.

Dari penelurusan Kompas.com, video itu diambil saat sesi foto dalam kegiatan pameran "Satu Abad Surat Kabar Sumatera Utara" yang digelar di lobi kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Sumut, Minggu (8/2/2019).

Baca juga: Edy Rahmayadi: Siapa yang Dipilih, Itu Hak Mereka, Biarkan Masyarakat Memilih dengan Bebas

 

Menanggapi videonya yang viral, Edy mengaku lupa warga mana yang sempat dia larang untuk berfoto menggunakan simbol jari.

"Yang mana, saya tak tahu, tak ingat saya karena banyak benar yang ganti jari. Pastinya tak boleh pakai-pakai jari, yang boleh itu begini (mengepalkan tangan)," kata Edy saat ditemui wartawan seusai bersilaturahmi dengan organisasi masyarakat di Aula Raja Inal Siregar, Selasa (12/2/2019). 

Baca juga: Edy Rahmayadi: Banyak yang Sudah 5 Tahun Menjabat Tidak Selesai Semua Masalah, Saya Baru 4 Bulan...

Staf Biro Humas dan Keprotokolan Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Parada Siregar mengatakan, hal itu dilakukan Edy sebagai bentuk netralitas.

"Bapak Gubernur mengganti jari dengan kepalan tangan, maksudnya sebagai tanda perjuangan dan netralitas di situasi politik saat ini," ucap Parada.


Terkini Lainnya

Citarum Harum yang Dianggap Tak Maksimal..

Citarum Harum yang Dianggap Tak Maksimal..

Megapolitan
Teka Teki Kasus Penganiayaan Pegawai KPK yang Mulai Terkuak..

Teka Teki Kasus Penganiayaan Pegawai KPK yang Mulai Terkuak..

Megapolitan
Debat Kedua, Para Capres Dinilai Sudah Mulai Bahas Hal Konseptual

Debat Kedua, Para Capres Dinilai Sudah Mulai Bahas Hal Konseptual

Nasional
Jokowi: Debat kok Dilaporkan, Enggak Usah Debat Saja...

Jokowi: Debat kok Dilaporkan, Enggak Usah Debat Saja...

Nasional
Guru Honorer di Depok Keluhkan Gaji yang Terlambat

Guru Honorer di Depok Keluhkan Gaji yang Terlambat

Megapolitan
Teriakan Pendukung dalam Debat Dinilai Bisa Intimidasi Kandidat

Teriakan Pendukung dalam Debat Dinilai Bisa Intimidasi Kandidat

Nasional
Warga Inggris yang Tampar Petugas Imigrasi Bali Mengaku Disiksa di Penjara

Warga Inggris yang Tampar Petugas Imigrasi Bali Mengaku Disiksa di Penjara

Internasional
Menikmati Pemandangan Pulau Lembeh, Benteng Kota Bitung

Menikmati Pemandangan Pulau Lembeh, Benteng Kota Bitung

Regional
Wisata Religi dan Budaya di Bitung, dari Masjid dan Gereja Tua hingga Tugu Jepang

Wisata Religi dan Budaya di Bitung, dari Masjid dan Gereja Tua hingga Tugu Jepang

Regional
[Populer Megapolitan] Kebakaran di Rumah Ketua DPR RI | Sekda Papua Tersangka Penganiayaan Pegawai KPK | Bus Transjakarta Terbakar

[Populer Megapolitan] Kebakaran di Rumah Ketua DPR RI | Sekda Papua Tersangka Penganiayaan Pegawai KPK | Bus Transjakarta Terbakar

Megapolitan
Tolak Permintaan Trump, Eropa Ogah Terima Eks Anggota ISIS

Tolak Permintaan Trump, Eropa Ogah Terima Eks Anggota ISIS

Internasional
TNI AL Kembali Tangkap Kapal Vietnam yang Curi Ikan di Laut Natuna

TNI AL Kembali Tangkap Kapal Vietnam yang Curi Ikan di Laut Natuna

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jokowi Kunjungi Nelayan Tengah Malam | Kata Sandi Soal Lahan Milik Prabowo

[POPULER NUSANTARA] Jokowi Kunjungi Nelayan Tengah Malam | Kata Sandi Soal Lahan Milik Prabowo

Regional
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

Megapolitan
Pemprov Kalteng Beri Penghargaan Pengelolaan K3 ke IPP Swasta

Pemprov Kalteng Beri Penghargaan Pengelolaan K3 ke IPP Swasta

Regional

Close Ads X