Edy Rahmayadi: Siapa yang Dipilih, Itu Hak Mereka, Biarkan Masyarakat Memilih dengan Bebas

Kompas.com - 08/02/2019, 21:09 WIB
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menghadiri rapat persiapan penerimaan kunjungan Vice Governor for Science and Education of Tomsk Region, Rusia,  Jumat (8/2/2019) Dok: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi SumutGubernur Sumut Edy Rahmayadi menghadiri rapat persiapan penerimaan kunjungan Vice Governor for Science and Education of Tomsk Region, Rusia, Jumat (8/2/2019)


MEDAN, KOMPAS.com – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengharapkan semua pihak membiarkan rakyat memilih sesuai hati nuraninya.

Jangan ada tekanan atau intimidasi untuk memenangkan salah satu calon pada Pemilu 2019 mendatang.

Dia mengatakan hal ini ketika menerima audensi Komisioner KPU dan Banwaslu Sumut di ruang kerjanya, Jumat (8/2/2019).

“Kita harus biarkan masyarakat memilih yang jujur dan adil, karena ada isu sejumlah aparat, kepala desa, dan masyarakat, mendapat intimidasi menjelang Pilpres dan Pileg ini,” kata Edy.

Baca juga: Edy Rahmayadi: Banyak yang Sudah 5 Tahun Menjabat Tidak Selesai Semua Masalah, Saya Baru 4 Bulan...

Dirinya meminta kondisi ini menjadi perhatian serius dari Bawaslu sebagai pengawas pesta demokrasi yang akan berlangsung pada 17 April 2019 nanti.

Bawaslu juga harus tegas mencari informasi terkait persoalan ini, supaya masyarakat tenang memilih pilihannya.

“Siapa yang dipilih, itu hak mereka, biarkan masyarakat memilih dengan bebas,” ucap dia.

Edy berharap, KPU Sumut sebagai penyelenggaran pemilu bekerja sesuai ketentuan dan undang-undang yang berlaku.

Begitu juga dengan Bawaslu, bisa maksimal menjalankan fungsi pengawasan selama proses hingga selesai pemilu. Dirinya berjanji akan menindak tegas aparatur sipil negara (ASN) bila terlibat kampanye.

“Kalau ada ASN kedapatan berpihak ke salah satu paslon, saya tidak segan menindaknya," ujar dia.

Ketua KPU Sumut Yulhasni mengatakan, pihaknya akan melaksanakan tugas sebagai penyelenggara pemilu dengan adil dan jujur.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Regional
Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Regional
Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Regional
Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Regional
Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Regional
Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Regional
PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

Regional
Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Regional
Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Regional
Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Regional
Pemasok Kartu Ponsel 'Gojek Tuyul' Ditangkap, Punya 4.500 Kartu Siap Pakai

Pemasok Kartu Ponsel "Gojek Tuyul" Ditangkap, Punya 4.500 Kartu Siap Pakai

Regional
Ungkap Penyebab Santri Tewas di Sukabumi, Polisi Tunggu Hasil Laboratorium

Ungkap Penyebab Santri Tewas di Sukabumi, Polisi Tunggu Hasil Laboratorium

Regional
Ditangkap dalam Keadaan Sehat, 4 Hari Kemudian Tahanan Narkoba Tewas, Polisi Sebut Gantung Diri

Ditangkap dalam Keadaan Sehat, 4 Hari Kemudian Tahanan Narkoba Tewas, Polisi Sebut Gantung Diri

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 981 Jiwa, 9 Meninggal

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 981 Jiwa, 9 Meninggal

Regional
Banyak Kasus Keguguran, Ratusan Buruh Es Krim Aice Mogok dan Tuntut 'Shift' Malam Dihapus

Banyak Kasus Keguguran, Ratusan Buruh Es Krim Aice Mogok dan Tuntut "Shift" Malam Dihapus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X