Perayaan Malam Tahun Baru Imlek, 7 Ruas Jalan di Solo Ditutup 7 Jam

Kompas.com - 31/01/2019, 14:46 WIB
Lampion Imlek 2019 terpasang di kawasan Jalan Jenderal Sudirman (Jensud) di Solo, Jawa Tengah, Kamis (31/1/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANILampion Imlek 2019 terpasang di kawasan Jalan Jenderal Sudirman (Jensud) di Solo, Jawa Tengah, Kamis (31/1/2019).


SOLO, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan Kota Surakarta akan melakukan manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) pada perayaan malam tahun baru Imlek 2570/2019 di Solo, Jawa Tengah, Senin (4/2/2019).

Adapun perayaan malam tahun baru Imlek 2019 dipusatkan di kawasan Pasar Gede Solo.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Ari Wibowo mengatakan, rekayasa lalu lintas dilakukan dengan menutup tujuh ruas jalan di sekitar pusat penyelenggaraan malam tahun baru Imlek.

Baca juga: Jelang Imlek, Perajin Lampion dari Bahan Daur Ulang Kebanjiran Pesanan

Ketujuh ruas jalan itu antara lain, simpang empat Jalan Jenderal Sudirman, simpang tiga Denpom, simpang empat utara Pasar Gede (Jalan Suryopranoto), simpang empat Warung Pelem, simpang empat PTPN, dan simpang empat Widuran.

"Penutupan jalan akan kita mulai pada pukul 18.00-00.30 WIB, atau selama tujuh jam. Kendaraan akan kita alihkan," kata Ari, di Solo, Jawa Tengah, Kamis (31/1/2019).

Disamping itu, akan disediakan kantong parkir bagi masyarakat yang ingin merayakan malam perayaan Imlek. Kantong parkir disediakan di lima lokasi.

Di antaranya, Benteng Vastenburg, taman parkir Lojiwetan, Balai Kota dan gereja, kawasan parkir Pasar Gede, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Suryopranoto, Jalan Arifin, dan Jalan RE Martadinata.

Baca juga: Bogor Tetap Gelar Perayaan Imlek dan Cap Go Meh

"Ada 50 petugas yang akan kami terjunkan pada acara malam tahun baru Imlek. Mereka akan membantu pengalihan arus lalin selama acara berlangsung," ucap Ari.

Ketua panitia bersama Imlek 2019, Sumartono Hadinoto mengatakan, pada perayaan malam tahun baru Imlek, tidak diperbolehkan masyarakat menyalakan kembang api yang meledak maupun petasan.

"Sebagai alternatif gantinya, supaya masyarakat tidak kecewa, kami akan menampilkan liong barongsai pada perayaan malam Imlek," kata Sumartono.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X