Penjelasan Polda NTB soal Isu Suap Rp 10 Miliar kepada Polisi dari Tersangka Narkoba

Kompas.com - 31/01/2019, 11:16 WIB
WNA asal Prancis Dorfin Felix (35) dilaporkan berniat ingin bunuh diri paska tertangkap vawa 2. 477,95 gram narkotika  ke Lombok, dia terancam hukuman 20  tahun penjara. KOMPAS.com/ FITRI RACHMAWATIWNA asal Prancis Dorfin Felix (35) dilaporkan berniat ingin bunuh diri paska tertangkap vawa 2. 477,95 gram narkotika ke Lombok, dia terancam hukuman 20 tahun penjara.

Agus mengatakan, kasus dugaan suap terhadap polisi TM menyebabkan adanya perlakuan istimewa TM terhadap Dorfin. Tersangka sabu senilai miliaran rupiah itu mendapat fasilitas yang semestinya tidak diberikan kepada tahanan.

"Seperti membelikan handphone berikut nomornya, membelikannya televisi, dan tiap hari makan enak dikirim pakai Grab, ini hal yang mendasar yang dilanggar oleh TM tentang SOP pengamanan, ini kesalahan besar secara kode etik," sesal Agus.

Baca juga: Diduga Bantu Tersangka Narkoba Kabur, Oknum Anggota Polda NTB Ditahan

Tersangka bebas menerima kiriman barang dari luar, seperti selimut dari kekasihnya di Bali, dan kiriman lainnya. Patut diduga bahwa alat yang digunakan tersangka untuk merusak terali jendela ruang tahanan juga dikirim melalui jasa pengiriman.

"Ini masih terus kita dalami, termasuk apakah dia si Dorfin keluar dari jendela belakang atau lewat jalan lain, masih didalami ya," katanya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X