Badan Mobil Dinas di NTT akan Bergambar Tempat Wisata

Kompas.com - 30/01/2019, 13:37 WIB
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu (kiri) bersama pemilik Sumba Hospitality Foundation Inge De Lathauwer, Sabtu (26/5/2018). KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREKepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu (kiri) bersama pemilik Sumba Hospitality Foundation Inge De Lathauwer, Sabtu (26/5/2018).


KUPANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) terus mempromosikan sejumlah destinasi wisata unggulan di wilayah itu.

Kepala Dinas Pariwisata NTT Marius Ardu Jelamu mengatakan, pihaknya akan mempromosikan obyek wisata NTT, dengan membuat lukisan lokasi wisata NTT pada badan mobil dinas.

"Seluruh badan mobil dinas pejabat eselon I, II, III, dan IV, akan dilukis destinasi-destinasi dan atraksi wisata dari seluruh NTT," kata Marius, dalam jumpa pers bersama sejumlah wartawan, di Kupang, Selasa (29/1/2019).

Baca juga: Gunakan Mobil Dinas, Anggota Brimob Bawa 5 Pasien DBD ke Rumah Sakit

Pihaknya, lanjut Marius, sedang menyiapkan desain gambar-gambar yang akan ditempel pada mobil-mobil dinas itu.

Walaupun kebijakan ini nanti berlaku untuk provinsi, Marius berharap pihak bupati atau wali kota dan jajaran se-NTT, bisa mengikuti apa yang dilakukan Pemprov NTT.

Marius menyebut, kebijakan ini akan lebih mudah memperkenalkan destinasi dan atraksi wisata di NTT kepada masyarakat luar.

"Ini merupakan salah satu bentuk promosi wisata yang efektif untuk mendekatkan informasi kepada masyarakat," ujar dia.

"Hotel, restoran, di seluruh NTT, agar bisa menyesuaikan kebijakan gubernur NTT. Untuk siapa? Untuk kita semua," sambung Marius.

Baca juga: Bawaslu Selidiki Dugaan Pemakaian Mobil Dinas Saat Kampanye Sandiaga

Pihaknya akan menyiapkan bahan yang akan digunakan untuk melukis pada badan mobil dinas.

Marius berharap, setiap kabupaten di NTT melukis destinasi unggulan di wilayah mereka, seperti komodo, ikan paus, Danau Kelimutu, dan sebagainya.

"Sekarang kita sedang menyiapkan ini dan mudah-mudahan bulan Februari sudah bisa kita laksanakan," ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Charlotte Peeters, Bule Asal Belanda yang Terdampak Pandemi dan Jadi Tukang Mi Ayam di Yogyakarta

Cerita Charlotte Peeters, Bule Asal Belanda yang Terdampak Pandemi dan Jadi Tukang Mi Ayam di Yogyakarta

Regional
Ketahuan 'Chatting' dengan Mantan Kekasih, Istri di Bone Dibunuh Suami

Ketahuan "Chatting" dengan Mantan Kekasih, Istri di Bone Dibunuh Suami

Regional
Cegah Banjir, Pengembangan Perumahan di Kota Malang Wajib Buat Sumur Resapan

Cegah Banjir, Pengembangan Perumahan di Kota Malang Wajib Buat Sumur Resapan

Regional
3 Pembunuhan dalam 2 Bulan di Denpasar, Begini Kata Polisi

3 Pembunuhan dalam 2 Bulan di Denpasar, Begini Kata Polisi

Regional
BMKG Catat 3 Kali Gempa Susulan Guncang Sulawesi Utara

BMKG Catat 3 Kali Gempa Susulan Guncang Sulawesi Utara

Regional
Fakta Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara, Warga Panik dan Sejumlah Rumah Roboh

Fakta Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara, Warga Panik dan Sejumlah Rumah Roboh

Regional
Rencana Polisi Tak Perlu Menilang Lagi, Begini Tanggapan Warga

Rencana Polisi Tak Perlu Menilang Lagi, Begini Tanggapan Warga

Regional
Sederet Fakta Bupati Sleman Terpapar Covid-19 Sepekan Usai Disuntik Vaksin

Sederet Fakta Bupati Sleman Terpapar Covid-19 Sepekan Usai Disuntik Vaksin

Regional
Pasien Covid-19 Terekam CCTV Saat Mesum di Ruang Isolasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pasien Covid-19 Terekam CCTV Saat Mesum di Ruang Isolasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Mahasiswa Unsoed Kembangkan Alat Deteksi Dini Pergerakan Tanah

Mahasiswa Unsoed Kembangkan Alat Deteksi Dini Pergerakan Tanah

Regional
2 WNA Asal China dan 1 dari Korea Diamankan, Bisnis Kayu hingga Liburan

2 WNA Asal China dan 1 dari Korea Diamankan, Bisnis Kayu hingga Liburan

Regional
Sensus Penduduk, Populasi Jabar Mencapai 48,27 Juta Jiwa

Sensus Penduduk, Populasi Jabar Mencapai 48,27 Juta Jiwa

Regional
Sah Jadi Bupati Cianjur, Herman Janjikan 1.000 Kilometer Jalan Beton

Sah Jadi Bupati Cianjur, Herman Janjikan 1.000 Kilometer Jalan Beton

Regional
Kasus Anak Gugat Orangtua karena Fortuner, Dedi Mulyadi: Ibu Mestinya Diberi Kasih Sayang Bukan Digugat

Kasus Anak Gugat Orangtua karena Fortuner, Dedi Mulyadi: Ibu Mestinya Diberi Kasih Sayang Bukan Digugat

Regional
Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Banyumas Capai 76 Persen

Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Banyumas Capai 76 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X