Grace Natalie Kecam Pemberian Remisi Pembunuh Wartawan di Bali

Kompas.com - 27/01/2019, 16:12 WIB
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, Grace Natalie saat berkunjung di Pasar Besar Kota Madiun, Minggu ( 27/1/2019).Kontributor Solo, Muhlis Al Alawi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, Grace Natalie saat berkunjung di Pasar Besar Kota Madiun, Minggu ( 27/1/2019).

MADIUN, KOMPAS.com - Ketua Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie mengecam dan menolak remisi yang diberikan kepada otak pembunuhan wartawan Radar Bali, I Nyoman Susrama, dari seumur hidup menjadi 20 tahun penjara.

Baca juga: AJI Mataram: Remisi Pembunuh Wartawan Jadi Langkah Mundur Kebebasan Pers

"Kami tidak setuju pemberian remisi tersebut kepada otak pelaku pembunuhan Radar Bali. Kasus ini bukan kasus pembunuhan biasa, tetapi sebagai bentuk kriminalisasi terhadap kebebasan pers," ujar Grace di sela-sela kunjungannya di Kota Madiun, Jawa Timur, Minggu (27/1/2019) siang.

Menurut Grace, saat kejadian, sang wartawan sedang melakukan tugas peliputan investigasi.


Namun tugas peliputan itu berujung pada kematian.

"Dan ini merupakan salah satu kasus pembunuhan yang bisa diungkap tuntas dan pelakunya dipenjara," jelas Grace.

Tak hanya itu, pemberian remisi bagi pembunuh wartawan Radar Bali dinilai sebagai simbol pemberangusan kebebasan pers.

Untuk itu, ia meminta Presiden Jokowi mencabut pemberian remisi kepada pembunuh wartawan di Bali.

Baca juga: Kanwil Kemenkumham Bali Beri Penjelasan Proses Remisi Pembunuh Wartawan

"Kami minta Presiden Jokowi mencabut pemberian remisi bagi pelaku pembunuhan wartawan di Bali," sebut Grace. 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Begini Cara Petugas Memadamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pekanbaru

Begini Cara Petugas Memadamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pekanbaru

Regional
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Berprofesi sebagai Pedagang Garam di Padang

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Berprofesi sebagai Pedagang Garam di Padang

Regional
Begal Masuk Kampus Unand, 'Kalau Kau Teriak, Mati Kau'

Begal Masuk Kampus Unand, "Kalau Kau Teriak, Mati Kau"

Regional
PPP Pasrahkan soal Jatah Menteri ke Presiden Jokowi

PPP Pasrahkan soal Jatah Menteri ke Presiden Jokowi

Regional
Material Longsor Disingkirkan, Akses Jalan di Agam Bisa Dilewati

Material Longsor Disingkirkan, Akses Jalan di Agam Bisa Dilewati

Regional
Saat Diplomat Afganistan Belajar Penyelesaian Konflik dari Maluku...

Saat Diplomat Afganistan Belajar Penyelesaian Konflik dari Maluku...

Regional
Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Regional
Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Regional
PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

Regional
6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

Regional
Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Regional
Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Regional
Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Regional
Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Regional
Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Regional
Close Ads X