Kanwil Kemenkumham Bali Beri Penjelasan Proses Remisi Pembunuh Wartawan

Kompas.com - 25/01/2019, 13:09 WIB
Pembunuhan. ThinkstockPembunuhan.

DENPASAR, KOMPAS.com - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM ( Kanwil Kemenkumham) Bali Sutrisno buka suara soal proses pengajuan remisi terhadap I Nyoman Susrama, terpidana otak pembunuhan terhadap jurnalis AA Gde Bagus Narendra Prabangsa.

Soetrisno memaparkan pertimbangan pemberian remisi saat menemui massa aksi damai Solidaritas Jurnalis Bali pada Jumat (25/1/2019).

Soetrisno menjelaskan bahwa posisi Kakanwil hanya sebagai pelaksana keputusan.

"Kami hanya sebagai pelaksana, apabila ada petisi atau masukan sampaikan ke kami. Nanti akan kami teruskan ke pusat," kata Sutrisno.

Dijelaskan Sutrisno, proses pengajuan remisi Susrama dilakukan 3 kali. Pertama dilakukan pada tahun 2014, 2015 dan tahun 2017. Pengajuan remisi tahun 2014 dan 2015 ditolak.

"Sudah beberapa kali mengajukan permohonan remisi sejak tahun 2014," kata Sutrisno.

Baca juga: Mengingat Lagi Kasus Pembunuhan Wartawan Radar Bali AA Narendra Prabangsa...

Dia menambahkan, permohonan tersebut lalu diteruskan ke pusat. Sehingga, keputusan sepenuhnya ada di pusat. Adapun pertimbangan dalam pengajuan remisi adalah Prabangsa berkelakuan baik selama berada dalam penjara.

Kemudian, pertimbangan lainnya adalah tidak pernah melakukan pelanggaran-pelanggaran selama dalam penjara serta telah menjalani masa hukuman lebih dari 5 tahun.

"Menurut peraturan, dia punya hak mengajukan," ucap Sutrisno.

Mengenai aspirasi wartawan, Sutrisno berjanji akan mengantarkan secara langsung petisi atau pernyataan sikap ke Kementrian hukum dan HAM.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X