Uu Minta Kader PPP Angkat Tangan dan Angkat Kaki Saat Kampanye

Kompas.com - 18/01/2019, 16:46 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri upacara Hari Bakti PU ke-73 di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (3/12/2018).KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri upacara Hari Bakti PU ke-73 di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (3/12/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang juga Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menginstruksikan para kadernya untuk meninggalkan cara lama saat proses kampanye.

Uu menginstruksikan para kadernya untuk angkat tangan dan angkat kaki agar mendapat suara masyarakat.

" Angkat tangan artinya harus terus berdoa, jangan hanya berusaha. Angkat kaki, artinya mereka harus segera melangkah, menjumpai warga, bersalaman, ngobrol dengan masyarakat," kata Uu saat ditemui di gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Jumat (18/1/2019).

Menurut Uu, kampanye cara lama dengan format kegiatan seremonial dan menggelar acara besar dinilai tak efektif untuk meraih simpati masyarakat. Saat ini, kata Uu, cara blusukan dinilai paling ampuh untuk mendulang suara.

"Tidak terlalu berpengaruh itu kalau menggelar acara seremonial, menghabiskan banyak biaya saja. Wakil rakyat memang harus terjun langsung ke tengah rakyat," ungkapnya.

Baca juga: Uu Ruzhanul Ulum Diusulkan Jadi Saksi dalam Sidang Korupsi Dana Hibah Tasikmalaya

Uu juga mengimbau agar seluruh kader PPP untuk tidak pelit dalam memberi bantuan serta solusi kepada masyarakat.

Ia pun juga mewajibkan para kadernya untuk mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dengan memaparkan keberhasilannya.

"Jangan pelit, jangan sombong. Masyarakat tidak akan menyukai calon anggota legislatif yang demikian. Bantulah masyarakat, berilah solusi untuk masalah mereka. Raih hatinya langsung," papar Uu.

Baca juga: Jaksa Sebut Nama Uu Ruzhanul Ulum dalam Sidang Korupsi Dana Hibah Tasikmalaya.

Uu mengklaim, elektabilitas PPP di Jabar terus menunjukan grafik positif. Hal itu menjadi modal PPP yang mengusung target mendapat kursi pimpinan DPRD Jabar.

"Bukan berarti sekarang kami (dengan DPRD) tak harmonis, sekarang pun kami harmonis dengan DPRD Jabar, tak ada kendala. Tapi wajar kami sebagai kader partai berharap punya pimpinan di DPRD," katanya.



Close Ads X