Kronologi OTT yang Dilakukan Kejari di BPPKAD Gresik

Kompas.com - 16/01/2019, 08:58 WIB
Kajari Gresik Pandoe Pramoekartika (dua dari kanan), saat memeberikan keterangan kepada awak media, Selasa (15/1/2019) malam. KOMPAS.com / HAMZAHKajari Gresik Pandoe Pramoekartika (dua dari kanan), saat memeberikan keterangan kepada awak media, Selasa (15/1/2019) malam.

GRESIK, KOMPAS.com - Jajaran Kejaksaan Negeri ( Kejari) Gresik melakukan operasi tangkap tangan ( OTT) di Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPPKAD) Pemkab Gresik, di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo No 245, Gresik, Senin (14/1/2019) sore.

Sebanyak 12 orang pegawai dibawa untuk dimintai keterangan, seputar uang ratusan juta yang mereka temukan di ruang sekretaris BPPKAD.

Uang sejumlah Rp 537 juta yang ditemukan pihak Kejari Gresik dalam OTT, merupakan uang potongan dari jasa insentif bagi para pegawai di lingkup BPPKAD yang dikumpulkan, untuk kemudian disetor kepada oknum.

Baca juga: Kajari Beberkan Modus Pemotongan Insentif di Lingkup BPPKAD Gresik

"Kami menerima informasi, kami pelajari, dan kemudian bisa masuk ke sana," ujar Kajari Gresik, Pandoe Pramoekartika, Selasa (15/1/2019) malam.

"Sekitar jam empat (15.50 WIB) kita masuk ke sana. Pada saat kami melakukan OTT itu, mereka lagi berkumpul menyerahkan uang-uang itu hasil potongan. Kemudian, kita melakukan pengamanan uang-uang itu di brankas yang ada di ruangan sekretaris BPPKAD," ujar dia.

Petugas dari Kejari Gresik sudah sempat mempertanyakan asal muasal uang yang mereka temukan di ruang sekretaris BPPKAD kepada para pegawai, namun mereka dikatakan tidak memberikan jawaban secara jelas.

"Setelah dipertanyakan uang-uang itu, mereka sulit menjelaskan dan mempertanggung jawabkan. Makanya beberapa orang itu kita amankan di kejaksaan berikut duit-duitnya," tutur dia.

Bersamaan dengan 12 orang pegawai, tim dari Kejari Gresik juga turut mengamankan sejumlah barang bukti.

Baca juga: Setelah OTT di BPPKAD, Kejari Gresik Tetapkan 1 Tersangka

Baik para pegawai maupun barang bukti tersebut, dibawa ke kantor Kejari Gresik di Jalan Permata Nomor 2, Gresik.

"Dengan bukti-bukti yang ada, dokumen, terus ada flashdisk, komputer (CPU) dan handphone itu, ternyata mereka sulit untuk mempertanggung jawabkan uang itu," kata Pandoe.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Klaim Penanganan Covid-19 di Jabar Membaik, Luhut: Okupansi ICU di Jabodetabek Tinggi

Ridwan Kamil Klaim Penanganan Covid-19 di Jabar Membaik, Luhut: Okupansi ICU di Jabodetabek Tinggi

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 September 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 September 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 24 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 24 September 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 September 2020

Regional
Cerita Parti Liyani TKI asal Nganjuk yang Menang atas Tuduhan Pencurian dari Bos Singapura

Cerita Parti Liyani TKI asal Nganjuk yang Menang atas Tuduhan Pencurian dari Bos Singapura

Regional
Dapat Nomor Urut 1 di Pilkada Surabaya, Eri Cahyadi: Kami Lillahi Ta'ala Mengabdi...

Dapat Nomor Urut 1 di Pilkada Surabaya, Eri Cahyadi: Kami Lillahi Ta'ala Mengabdi...

Regional
PDI-P Targetkan 92 Persen Suara di Pilkada Solo, Harap Parpol Pendukung Beri Kontribusi Riil

PDI-P Targetkan 92 Persen Suara di Pilkada Solo, Harap Parpol Pendukung Beri Kontribusi Riil

Regional
Ditelepon Ganjar karena Ada Konser di Tengah Wabah, Wali Kota Tegal Minta Maaf

Ditelepon Ganjar karena Ada Konser di Tengah Wabah, Wali Kota Tegal Minta Maaf

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 24 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 24 September 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 24 September 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 24 September 2020

Regional
20 Orang di Lingkungan Rumah Dinas Gubernur Bali Positif Corona

20 Orang di Lingkungan Rumah Dinas Gubernur Bali Positif Corona

Regional
Napi di Lapas Dalangi Pemerasan Bermodus Video Call Seks, Anggota DPRD Sambas Jadi Korban

Napi di Lapas Dalangi Pemerasan Bermodus Video Call Seks, Anggota DPRD Sambas Jadi Korban

Regional
Update Kasus Prostitusi Artis VS, 2 Muncikari Dilimpahkan ke Kejaksaan

Update Kasus Prostitusi Artis VS, 2 Muncikari Dilimpahkan ke Kejaksaan

Regional
Ditolak Berhubungan Badan, Seorang Nelayan Bunuh Teman Kencannya di Hotel

Ditolak Berhubungan Badan, Seorang Nelayan Bunuh Teman Kencannya di Hotel

Regional
CEO Persela, Paslon YesBro Dapat Nomor Urut 2 di Pilkada Lamongan

CEO Persela, Paslon YesBro Dapat Nomor Urut 2 di Pilkada Lamongan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X