Kompas.com - 11/01/2019, 14:27 WIB
Perahu nelayan menerjang gelombang tinggi di perairan Teluk Penyu, Cilacap, Jawa Tengah. KOMPAS.com/Iqbal FahmiPerahu nelayan menerjang gelombang tinggi di perairan Teluk Penyu, Cilacap, Jawa Tengah.
Penulis Mela Arnani
|
Editor Bayu Galih

KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini adanya gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Indonesia yang dapat mencapai 4 meter.

Dari informasi yang diterima Kompas.com, tinggi gelombang 2,5 hingga 4 meter berpeluang terjadi di perairan Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud, Laut Maluku bagian utara, perairan utara dan timur Halmahera, Laut Halmahera, dan Samudera Pasifik utara Halmahera hingga Papua.

Hal ini disebabkan terdapat dua pola tekanan rendah 1008 hPa dan 1007 hPa di Samudera Hindia barat Aceh dan Samudera Pasifik utara Papua.

Selain itu, peningkatan gelombang tinggi juga disebabkan oleh pola angin di utara Indonesia secara umum dari arah utara-timur laut dengan kecepatan angin berkisar antara 5 - 25 knot.

Sementara, di selatan wilayah Indonesia secara umum berasal dari arah barat daya - barat laut dengan kecepatan angin berkisar antara 5-20 knot.

Baca juga: BMKG Ingatkan untuk Waspadai Gelombang Tinggi 4-6 Meter di Wilayah Ini

Terpantau, kecepatan angin tertinggi di Laut Natuna Utara, Selat Malaka bagian utara, dan perairan Kepulauan Sangihe - Kepulauan Talaud.

Sementara itu, gelombang dengan ketinggian 1,25 meter hingga 2,5 meter juga berpeluang terjadi di 24 wilayah perairan Indonesia, yaitu

1. Selat Malaka bagian utara.
2. Perairan Sabang - Banda Aceh.
3. Perairan barat Aceh.
4. Perairan barat Pulau Simeulue hingga Kepulauan Mentawai.
5. Perairan Bengkulu - Pulau Enggano.
6. Perairan barat Lampung.
7. Samudera Hindia barat Sumatera.
8. Selat Sunda bagian selatan.
9. Perairan selatan Jawa hingga Sumbawa.
10. Selat Bali - Selat Lombok - Selat Alas bagian selatan.
11. Perairan selatan Pulau Sumba.
12. Perairan Pulau Sawu - Pulau Rotte.
13. Laut Sawu.
14. Laut Timor Selatan Nusa Tenggara Timur.
15. Samudera Hindia selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Timur.
16. Laut Natuna Utara.
17. Perairan timur Bintan.
18. Laut Sulawesi bagian tengah hingga timur.
19. Perairan selatan Sulawesi Utara.
20. Perairan Bitung-Manado.
21. Laut Maluku bagian Selatan.
22. Perairan utara Kepulauan Banggai hingga Kepulauan Sula.
23. Perairan barat Kepulauan Halmahera.
24. Perairan utara Papua Barat hingga Papua.

BMKG mengimbau masyarakat untuk memperhatikan risiko terhadap keselamatan pelayaran. Adapun saran tersebut sebagai berikut:

a. Perahu nelayan untuk mewaspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.
b. Kapal tongkang untuk mewaspadai kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter.
c. Kapal Ferry untuk mewaspadai kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.
d. Kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar untuk mewaspadai kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.