Ini Upaya Kemensos dalam Penanganan Bencana Tsunami Selat Sunda

Kompas.com - 31/12/2018, 16:34 WIB
Mensos, Agus Gumiwang mengajak anak-anak tampak menyanyi sambil bertepuk tangan didampingi orangtua mereka. Twitter: Kementerian SosialMensos, Agus Gumiwang mengajak anak-anak tampak menyanyi sambil bertepuk tangan didampingi orangtua mereka.

KOMPAS.com - Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan berbagai upaya dalam membantu para korban terdampak tsunami yang melanda wilayah Banten dan Lampung pada Minggu (23/12/2018).

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bahwa Kemensos memiliki program penanganan korban tsunami yang diberi nama Program Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam.

Adapun program ini memiliki tiga tahap, yakni pra-bencana, saat bencana, dan pasca-bencana.

Untuk tahap pra-bencana beberapa logistik, dan sarana pun telah disediakan. Kemudian ketika tahap saat bencana, pihak Kemensos melakukan penanggulangan bencana dengan sistem Klaster Nasional yang dikoordinasikan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Fokus penanganan adalah evakuasi pengungsi ke tempat aman, serta kelompok rentan yang terdiri atas lansia, anak-anak, penyandang difabel, dan kelompok khusus lainnya," ujar Agus dalam rilis yang diterima Kompas.com, Senin (31/12/2018).

Baca juga: Pungli Pemulangan Jenazah Korban Tsunami, 5 PNS RSDP Serang Diperiksa

Selanjutnya, upaya Kemensos ketika pasca-bencana adalah melakukan pengerahan personil Taruna Siaga Bencana (Tagana), Kampung Siaga Bencana (KSB), Kendaraan Siaga Bencana, barang persediaan, alat evakuasi, dan alat sistem komunikasi.

"Barang persediaan terdiri dari makanan, sandang, kebutuhan keluarga dan anak, kebutuhan khusus untuk penyandang difabel. Ini adalah kebutuhan mendesak yang diperlukan warga terdampak bencana," ujar Agus.

Selanjutnya, untuk mempercepat penanganan korban bencana alam, Kemensos bekerja sama dengan empat lembaga PBB, 12 NGO Internasional, dan lebih dari 100 NGO.

Tsunami Selat Sunda

Pihak Pemerintah Kabupaten Lampung telah menetapkan status tanggap darurat terhitung mulai 22 Desember 2018 - 31 Maret 2019.

Sedangkan Pemerintah Provinsi Banten juga menetapkan status tanggap darurat per tanggal 23 Desember 2018 - 5 Januari 2019.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X