Sempat Ditutup, Pendakian Gunung Dempo Kembali Dibuka Saat Tahun Baru

Kompas.com - 24/12/2018, 21:10 WIB
Puncak merapi gunung Dempo kota Pagaralam, Sumatera Selatan memiliki ketinggian 3.159meter diatas permukaan laut. DOKUMEN KOMPAS.com/AJI YK PUTRAPuncak merapi gunung Dempo kota Pagaralam, Sumatera Selatan memiliki ketinggian 3.159meter diatas permukaan laut.

KOMPAS.com- Aktivitas pendakian Gunung Dempo, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan yang sebelumnya sempat ditutup pada April 2018 lalu akhirnya kembali dibuka untuk para wisatawan pada Tahun Baru 2019 nanti.

Kepala Pos Pemantauan Gunung Dempo Mulyadi mengatakan, meskipun saat ini aktivitas Gunung Krakatau sedang memuncak, namun hal itu tak berdampak di Gunung Dempo.

Bahkan, saat ini status gunung yang memiliki ketinggian 3.159 meter di atas permukaan laut (dpl) itu normal.

"Sekarang statusnya sudah normal sehingga sudah bisa dibuka kembali untuk pendakian. Kalau kemarin ditutup karena dalam status waspada, " kata Mulyadi memalui sambungan telepon, Senin (24/12/2018).

Satu Pendaki Gunung Dempo Kembali Ditemukan Dalam Kondisi Selamat

Meski telah dibuka, para pendaki diimbau untuk menjaga jarak dengan tidak mendekati bibir kawah merapi Gunung Dempo sejauh satu kilometer.

"Pendaki juga harus tertib dan tidak melanggar aturan, tetap waspada, dan jangan mendekati kawah," ujarnya.

Selain itu, para pendaki pun diminta untuk tidak mengotori gunung dengan meninggalkan sampah plastik.

Sebab, pada malam perayaan tahun baru, pendakian gunung Dempo menjadi padat oleh para pengunjung.

"Pengunjung juga diwajibkan membawa sampah ketika turun, jangan membuang sampah di gunung," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Regional
Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Regional
Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Regional
Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X