Kompas.com - 24/12/2018, 15:20 WIB
Jalan Raya Gubeng Surabaya sudah mulai tersambung setelah diberi tumpukan pasir, Minggu (23/12/2018). Tahapan selanjutnya adalah pemasangan site pile untuk penguatan dan pengamanan tanah. Dok. Pemkot SurabayaJalan Raya Gubeng Surabaya sudah mulai tersambung setelah diberi tumpukan pasir, Minggu (23/12/2018). Tahapan selanjutnya adalah pemasangan site pile untuk penguatan dan pengamanan tanah.

SURABAYA, KOMPAS.com - Proses pengurukan Jalan Raya Gubeng Surabaya yang ambles dinyatakan rampung pada Senin (24/12/2018) pagi. Setelah proses pengurukan tuntas, di lokasi ambles tersebut akan dilakukan pemadatan lapisan tanah.

Pantauan Kompas.com, lubang jalan karena ambles sudah tidak lagi terlihat pada Senin siang. Sejumlah alat berat tampak meratakan tanah di lokasi jalan yang ambles. Namun masih terlihat sisa-sisa urukan tanah di sisi utara dan selatan lokasi jalan yang ambles.

Meski sudah tersambung, Jalan Raya Gubeng masih ditutup. Petugas Satpol PP dan Linmas masih berjaga-jaga di depan Rumah Sakit Siloam dan persimpangan Jalan Raya Gubeng untuk mengarahkan pemakai jalan ke ruas jalan lainnya.

Baca juga: Risma: Alhamdulillah, Jalan Raya Gubeng Sudah Tersambung...

Kata Kabag Humas Pemkot Surabaya Muhammad Fikser, sebelum proses pemadatan dilakukan, terlebih dahulu dilakukan pembersihan sisa-sisa urukan tanah di sekitar lokasi jalan yang ambles.

"Pembersihan sekaligus pemasangan fasilitas yang rusak akibat jalan ambles seperti lampu penerangan, rangkaian pipa dan kabel listrik," katanya.

Selain itu juga, dilakukan pemasangan alat penahan tanah berupa Steel Site Pile dari baja, tepat di sisi proyek yang berdekatan langsung dengan lokasi jalan yang ambles. "Bangunan penahan ini penting agar tanah di sekitar jalan tidak lagi ambles," ujarnya.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menarget normalisasi Jalan Raya Gubeng akan rampung selama tujuh hari sejak Kamis lalu. Normalisasi Jalan Raya Gubeng dilakukan dengan cepat karena jalan tersebut adalah fasilitas umum.

Baca juga: Unsur Pidana Terpenuhi, Kasus Amblesnya Jalan Raya Gubeng Naik ke Tingkat Penyidikan

Proses normalisasi tanah ambles di jalan Raya Gubeng Surabaya dikebut selama 7 hari sejak Kamis (20/12/2018) kemarin. Dalam sehari, akan ada 400 armada dump truk yang dikerahkan untuk mengangkut pasir dan batu dari luar kota.

Untuk menutupi jalan ambles sepanjang 25 meter, lebar 40 meter, dan dalam 15 meter, dibutuhkan pasir dan batu sebanyak 36.000 meter kubik. Pasir dan batu itu akan diangkut 400 aramada dump truk selama 24 jam sehari. Satu unit dump truk berkapasitas 20 meter kubik. (K15-11)

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Regional
Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X