Unsur Pidana Terpenuhi, Kasus Amblesnya Jalan Raya Gubeng Naik ke Tingkat Penyidikan

Kompas.com - 21/12/2018, 23:46 WIB
Sebagian badan jalan di Gubeng, Surabaya, mendadak ambles pada Selasa (18/12/2018) malam. KOMPAS.com/ DISHUB SURABAYASebagian badan jalan di Gubeng, Surabaya, mendadak ambles pada Selasa (18/12/2018) malam.

SURABAYA, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah jawa Timur terus mempercepat penanganan kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng yang terjadi pada Selasa (18/12/2018) lalu.

Setelah melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, status kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng tersebut naik ke tingkat penyidikan.

Saksi-saksi yang turut diperiksa adalah pihak kontraktor proyek basemen RS Siloam, yakni PT Nusa Konstruksi Enjiniring, dua saksi ahli Geologi dan konstruksi.

Kabid Humas Polda Jatim Frans Barung Mangera, Jumat (21/12/2018), mengatakan, hasil bukti permulaan ditemukan adanya unsur pidana.


"Kami pastikan ada (unsur) pidana (terpenuhi). Tim investigasi sudah menaikkan status kasus (Jalan Raya Gubeng) dari penyelidikan ke penyidikan," terang Barung.

"Kami pastikan ada tersangkanya," ujar dia.

Namun, siapa dan dari pihak mana tersangka tersebut, menurut Barung, akan disampaikan langsung nanti oleh Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan.

Baca juga: Penyelidikan Dikebut, Polda Jatim Ambil Alih Kasus Jalan Ambles di Surabaya

Barung menjelaskan, dalam menangani perkara tersebut, ada dua pasal yang diterapkan penyidik, yakni Pasal 192 dan 194 Kitab Undang-undang Hukum Pidana.

Dua pasal tersebut menjelaskan bahwa perbuatan individu atau kelompok yang dengan sengaja menyebabkan kerusakan bangunan lalu lintas umum serta membahayakan, dapat ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sebagaimana diketahui, Jalan Raya Gubeng Surabaya mendadak ambles pada Selasa (18/12/ 2018) sekitar pukul 21.40 WIB. Seluruh badan jalan tertarik ke dalam hingga menimbulkan lubang besar sedalam 20 meter.

Sementara itu, pada Kamis (20/12/2018), Pemerintah Kota Surabaya dan tim gabungan terus melakukan kegiatan guna proses pemulihan jalan yang ambles.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menargetkan, proses perbaikan atau recovery bisa kelar selama satu minggu.

Baca juga: Jalan Raya Gubeng Ambles, Pelaksana Proyek Basemen Siap Bertanggung Jawab

Setiap harinya, terdapat 400 dump truck yang mengangkut pasir dan batu untuk proses pengurukan dan penimbunan jalan yang ambles.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X