Danau Toba Bukan Hanya Sigale-gale...

Kompas.com - 14/12/2018, 07:42 WIB
Wisatawan berfoto di Dermaga Parapat Danau Toba, Simalungun, Sumatera Utara, Minggu (4/11/2018). Menpar Arief Yahya menyatakan Danau Toba menjadi prioritas pertama pemerintah pusat sebagai Kawasan Strategi Pariwisata Nasional (KSPN), bersama Labuan Bajo (NTT), Mandalika (Lombok), dan Borobudur (Jateng), yang diharapkan menjadi destinasi wisatawan internasional. ANTARA FOTO/Andika Wahyu/ ANTARA FOTO/ANDIKA WAHYUWisatawan berfoto di Dermaga Parapat Danau Toba, Simalungun, Sumatera Utara, Minggu (4/11/2018). Menpar Arief Yahya menyatakan Danau Toba menjadi prioritas pertama pemerintah pusat sebagai Kawasan Strategi Pariwisata Nasional (KSPN), bersama Labuan Bajo (NTT), Mandalika (Lombok), dan Borobudur (Jateng), yang diharapkan menjadi destinasi wisatawan internasional. ANTARA FOTO/Andika Wahyu/

MEDAN, KOMPAS.com - Pesona Danau Toba di Sumatera Utara, siapa yang tak mengetahuinya. Setiap sudutnya adalah keindahan dan setiap lekuknya menjadi cerita menarik yang tak hanya sekedar unik, tetapi juga mengandung sejarah dan pengetahuan.

Delapan kabupaten yang mengelilingi danau terbesar di Asia Tenggara berlomba menyajikan menu kunjungan budaya, seni dan keindahan alam, meski ada yang setengah-setengah melakukannya. Tak mau ketinggalan, pemerintah menjadikan danau itu sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo menuturkan, banyak hal yang harus dilakukan untuk menarik orang datang melihat semua potensi di Danau Toba.

Baginya, menampilkan atraksi budaya dengan pemandangan danau vulkanik adalah modal utama. Modal lainnya adalah keramahan masyarakat, terjaganya semua sejarah dan peninggalan adat serta budaya, fasilitas lengkap berstandar dunia, lingkungan dan makanan yang bersih dengan harga murah tetapi tidak murahan.

"Danau Toba bukan hanya Sigale-gale atau kuburan raja di Tomok. Ada budaya lain, banyak tempat bagus. Kalau kita narasikan, kita akan mendapat cerita lengkap dan sisi lain yang belumterungkap dari Danau Toba," kata Arie, Kamis (13/12/2018).

Saat ini, lanjut dia, aspek pembangunan kepariwisataan sedang berjalan. Misalnya aksesibilitas, kualitas bandara, terminal, pelabuhan, dan jalan-jalan di sekitar kawasan danau pun ditingkatkan.

Baca juga: Penumpang Sepi, Wings Air Cuma Bawa 12 Orang ke Danau Toba

Pemerintah bahkan telah menghadirkan penerbangan internasional langsung dari Jakarta dan sejumlah negara ke tepian danau. Banyak kapal baru yang akan masuk, ke depannya juga bakal ada shuttle bus seperti Damri.

"Kita ingin membangun nuansa etnik yang kental, makanya pengembangan sumberdaya manusia perlu ditingkatkan. Banyak yang harus kita lakukan, promosi sangat diperlukan, narasi tentang Danau Toba wajib diimplementasikan. Akhirnya adalah perekonomian tumbuh, masyarakat sejahtera," ucapnya.

Langkah cepat yang dilakukan adalah memfasilitasi tanpa mengintervensi kegiatan yang dilakukan

Menggali narasi Toba

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Siswi SMP Diperkosa dan Dibunuh di Kebun Karet oleh Teman Ayahnya, Sempat Dibuntuti

Kronologi Siswi SMP Diperkosa dan Dibunuh di Kebun Karet oleh Teman Ayahnya, Sempat Dibuntuti

Regional
Angka Kematian Pasien Covid-19 di Kota Malang Meningkat Disebabkan Komorbid

Angka Kematian Pasien Covid-19 di Kota Malang Meningkat Disebabkan Komorbid

Regional
Amankan 298 Kg Ganja Berkedok Alpukat, BNN Banten Selamatkan 1,9 Juta Generasi Muda

Amankan 298 Kg Ganja Berkedok Alpukat, BNN Banten Selamatkan 1,9 Juta Generasi Muda

Regional
Belajar dari Jekmil, Ini Seharusnya Cara Driver Ojek Memperlakukan Ibu Hamil yang Dibonceng

Belajar dari Jekmil, Ini Seharusnya Cara Driver Ojek Memperlakukan Ibu Hamil yang Dibonceng

Regional
Dukun Pengobatan di Bandung Barat Perkosa Seorang Anak

Dukun Pengobatan di Bandung Barat Perkosa Seorang Anak

Regional
Gara-gara Utang Sang Ayah, Siswi SMP Dibuntuti, Diperkosa dan Dibunuh Saat Pamit Belajar Kelompok

Gara-gara Utang Sang Ayah, Siswi SMP Dibuntuti, Diperkosa dan Dibunuh Saat Pamit Belajar Kelompok

Regional
Bantu Teman Telilit Utang, Pria 36 Tahun Ini Nekat Menjual Uang Palsu

Bantu Teman Telilit Utang, Pria 36 Tahun Ini Nekat Menjual Uang Palsu

Regional
Umat Islam Lebih Dianjurkan Berkurban Tahun Ini

Umat Islam Lebih Dianjurkan Berkurban Tahun Ini

Regional
WN Afghanistan Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi

WN Afghanistan Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi

Regional
Pencuri yang Melukai Mata Korban di Tanjung Balai Ditangkap

Pencuri yang Melukai Mata Korban di Tanjung Balai Ditangkap

Regional
Misteri Asal-usul Lagu Yamko Rambe Yamko: Teori Diciptakan Soekarno hingga Dibawa Guru-guru ke Papua

Misteri Asal-usul Lagu Yamko Rambe Yamko: Teori Diciptakan Soekarno hingga Dibawa Guru-guru ke Papua

Regional
Tinggal di Cikarang, Bagaimana Pembakar Mobil Tahu Rumah Via Vallen di Sidoarjo?

Tinggal di Cikarang, Bagaimana Pembakar Mobil Tahu Rumah Via Vallen di Sidoarjo?

Regional
Perkawinan Sedarah di Kerinci, Antara Tradisi dan Pemicu Bayi Stunting

Perkawinan Sedarah di Kerinci, Antara Tradisi dan Pemicu Bayi Stunting

Regional
Pasien Covid-19 yang Sembuh di Riau Bertambah

Pasien Covid-19 yang Sembuh di Riau Bertambah

Regional
IDI Jatim Minta Insentif untuk Tenaga Medis Segera Dicairkan

IDI Jatim Minta Insentif untuk Tenaga Medis Segera Dicairkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X