Seorang PNS Meninggal akibat Tertabrak Kereta Api Joglosemarkerto

Kompas.com - 03/12/2018, 15:24 WIB
Ilustrasi tertabrak kereta.KOMPAS.com/Robertus Belarminus Ilustrasi tertabrak kereta.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pegawai negeri sipil (PNS) Ratna Kusni Agutiyah (51), Senin (3/12/2018), tertabrak kereta api di Dusun Kaliabu, Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Senin (3/12/2018).

Akibat kejadian ini, Ratna Kusni Agutiyah meninggal dunia.

Kapolsek Gamping Kompol Hendri Multi mengatakan, sekitar pukul 07.15 WIB, korban yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian pergi belanja ke sebuah warung yang ada di sisi utara rel kereta api.

"Selesai berbelanja korban hendak kembali ke rumah dengan menyeberang rel dari arah utara ke selatan," ujar Kapolsek Gamping Kompol Hendri Multi, Senin (3/12/2018).


Hendri menuturkan, saat hendak menyeberang tersebut datang kereta api dari arah barat ke timur di jalur Selatan. Melihat ada kereta api, korban menunggu sampai selesai melintas.

Baca juga: Pemprov Jatim Santuni Ahli Waris Korban Meninggal Tertabrak Kereta saat Surabaya Membara

Setelah kereta api dari barat tersebut melintas, selanjutnya korban memutuskan untuk menyeberang rel kereta api. Namun nahas, di saat bersamaan dengan korban menyeberang, melintas kereta api di rel jalur utara.

"Saat korban menyeberang, melintas kereta api Joglosemarkerto di rel jalur utara sehingga korban tertabrak," ungkapnya.

Mendapat laporan, pihaknya langsung ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP diketahui korban bernama Ratna Kusni Agutiyah (51). Korban berprofesi sebagai guru taman kanak-kanak.

"Korban mengalami cidera berat pada bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi. Korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilaksanakan visum," pungkasnya.

Baca juga: Penonton Surabaya Membara Tertabrak Kereta, PT KAI: Panitia Tidak Pernah Berkoordinasi



Terkini Lainnya

Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019

Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019

Regional
Tokoh Agama di Kalimantan Tengah Deklarasi Damai Terima Hasil Pemilu

Tokoh Agama di Kalimantan Tengah Deklarasi Damai Terima Hasil Pemilu

Regional
Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Regional
Cerita Petugas Damkar 3 Hari Berjibaku Atasi Kebakaran Pasar Kosambi Bandung

Cerita Petugas Damkar 3 Hari Berjibaku Atasi Kebakaran Pasar Kosambi Bandung

Regional
Hadang Massa Aksi 22 Mei, Polisi Bogor Sekat 12 Lokasi Menuju Jakarta

Hadang Massa Aksi 22 Mei, Polisi Bogor Sekat 12 Lokasi Menuju Jakarta

Regional
Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Regional
Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris yang Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris yang Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Regional
Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Regional
Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik 'Jangan Bunuh Aku' kepada Pembunuhnya

Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik "Jangan Bunuh Aku" kepada Pembunuhnya

Regional
Peringati 21 Tahun Reformasi, Aksi Mahasiswa di Riau Sempat Ricuh karena Tak Dizinkan Masuk ke Gedung DPRD

Peringati 21 Tahun Reformasi, Aksi Mahasiswa di Riau Sempat Ricuh karena Tak Dizinkan Masuk ke Gedung DPRD

Regional
Butuh Rp 3 M untuk Bangun Kembali Kelenteng Probolinggo yang Terbakar

Butuh Rp 3 M untuk Bangun Kembali Kelenteng Probolinggo yang Terbakar

Regional
Isu Ulama Madura Tutup Suramadu pada 22 Mei, Ini Respons Kapolda Jatim

Isu Ulama Madura Tutup Suramadu pada 22 Mei, Ini Respons Kapolda Jatim

Regional
Pria Ini Bunuh Istrinya karena Selalu Pasang Tarif saat Berhubungan Badan

Pria Ini Bunuh Istrinya karena Selalu Pasang Tarif saat Berhubungan Badan

Regional
5 Terduga Teroris Ditangkap di Garut, Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

5 Terduga Teroris Ditangkap di Garut, Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Regional
Lewat Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Pemudik Diimbau Berkendara 40 Km/jam

Lewat Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Pemudik Diimbau Berkendara 40 Km/jam

Regional

Close Ads X