Penonton Surabaya Membara Tertabrak Kereta, PT KAI: Panitia Tidak Pernah Berkoordinasi

Kompas.com - 10/11/2018, 00:24 WIB
Petugas melakukan olah TKP di lokasi viaduk Jalan Pahlawan Surabaya, Jumat (9/11/2018) malam KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALPetugas melakukan olah TKP di lokasi viaduk Jalan Pahlawan Surabaya, Jumat (9/11/2018) malam
Editor Khairina

SURABAYA, KOMPAS.com- Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop VIII Surabaya Gatut Sutiyatmoko mengatakan, panitia kegiatan Surabaya Membara tidak pernah melakukan koordinasi dengan PT KAI sehingga pihaknya tidak mengetahui adanya kegiatan itu.

Padahal, jalur kereta yang melintas di viaduk Jalan Pahlawan Surabaya tergolong jalur aktif yang tiap hari dilintasi 8-10 perjalanan kereta api.

“Kami juga tidak mendengar adanya imbauan dari panitia untuk meminta penonton di viaduk untuk turun,” ujar Gatut saat diwawancarai Kompas TV, Jumat (9/11/2018) malam.

Baca juga: Surabaya Membara, Saksi Mata: Penonton di Bawah Viaduk Histeris Saat Kereta Melintas

Menurut Gatut, kereta yang melintas pukul 19.45 WIB itu adalah KRD Jurusan Sidoarjo-Surabaya Pasar Turi. KA yang melintas di jalur itu berkecepatan rendah antara 30-40 kilometer per jam.

“Masinis sudah membunyikan semboyan 35 berupa seruling lokomotif dan sudah berupaya mengurangi kecepatan namun KA tidak bisa mengerem mendadak,” kata Gatut.

Gatut menerangkan, sesuai ketentuan dalam Pasal 181 ayat (1) UU 23 2007, Setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api, dilarang menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel atau melintasi jalur kereta api; atau menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain, selain untuk angkutan kereta api.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Kompas TV
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Regional
Bayi Berusia 6 Hari Positif Terjangkit Virus Corona di NTB

Bayi Berusia 6 Hari Positif Terjangkit Virus Corona di NTB

Regional
Mobilnya Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Dicopot dan Ditahan

Mobilnya Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Dicopot dan Ditahan

Regional
Hari Terakhir PSBB, Penambahan 1 Kasus Covid-19 di Kota Malang

Hari Terakhir PSBB, Penambahan 1 Kasus Covid-19 di Kota Malang

Regional
Lelah Periksa Swab Ratusan PDP di Jatim, Tim Mobil PCR Minta Libur

Lelah Periksa Swab Ratusan PDP di Jatim, Tim Mobil PCR Minta Libur

Regional
Detik-detik Keluarga Pasien Corona yang Kabur Adang dan Peluk Polisi hingga Ketakutan Tertular Saat Penjemputan

Detik-detik Keluarga Pasien Corona yang Kabur Adang dan Peluk Polisi hingga Ketakutan Tertular Saat Penjemputan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Soal Mobil PCR dan Kemarahan Risma | Video Pria Bugil Lari di Depan Hotel

[POPULER NUSANTARA] Soal Mobil PCR dan Kemarahan Risma | Video Pria Bugil Lari di Depan Hotel

Regional
Fakta Dua Anggota KKB Papua Reaktif Rapid Test dan Ditangkap Usai Jalani Isolasi

Fakta Dua Anggota KKB Papua Reaktif Rapid Test dan Ditangkap Usai Jalani Isolasi

Regional
Fakta 3 Tahanan di Luwu Timur Kabur dari Rutan, Bengkokkan Terali, Satu Orang Ditembak

Fakta 3 Tahanan di Luwu Timur Kabur dari Rutan, Bengkokkan Terali, Satu Orang Ditembak

Regional
Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Regional
Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Regional
Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Regional
Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X