Kronologi Kasus Sulasmini: Dibunuh Suami Sendiri, Diisukan Dipatuk Ular, hingga Makam Dibongkar

Kompas.com - 29/11/2018, 18:22 WIB
Satuan Reserse Kriminal Polres Blora, Jawa Tengah bekerjasama dengan tim dokter forensik Polda Jateng membongkar makam Sulasmini (37), warga Desa Bedingin, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah di tempat pemakaman umum (TPU) setempat, Kamis (29/11/2018) siang sekitar pukul 12.00 WIB. KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTOSatuan Reserse Kriminal Polres Blora, Jawa Tengah bekerjasama dengan tim dokter forensik Polda Jateng membongkar makam Sulasmini (37), warga Desa Bedingin, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah di tempat pemakaman umum (TPU) setempat, Kamis (29/11/2018) siang sekitar pukul 12.00 WIB.

BLORA, KOMPAS.com - Minggu (25/11/2018) dinihari itu adalah hari yang nahas bagi Sulasmini (37), warga Desa Bedingin, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Ibu satu anak itu tewas dibunuh oleh suaminya sendiri, M Januri (38) di atas ranjang di dalam kamarnya.

Saat itu juga Sulasmini langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat. Jasad Sulasmini tidak diperkenankan untuk diotopsi karena keluarga dan warga meyakini Sulasmini tewas akibat dipatuk ular.

Hal itu diperkuat dengan adanya luka di leher Sulasmini dan provokasi Januri yang memberi keterangan palsu.

Beberapa hari setelah jasad Sulasmini dimakamkan, Satreskrim Polres Blora yang merasa ada yang janggal dengan kematiannya itu dan berupaya mendalami kasus tersebut.

Perlahan tapi pasti, misteri kematian Sulasmini pun akhirnya terungkap. Sulasmini yang disebut sebut tewas akibat dipatuk ular terbantahkan. 

Baca juga: Disebut Tewas Dipatuk Ular, Ternyata Sulasmini Dibunuh Suaminya Sendiri

Perkembangannya, Januri yang digelandang dan diinterogasi oleh tim penyidik Satreskrim Polres Blora mengakui bahwa dialah pelaku yang mengakhiri hidup Sulasmini.

Buruh tani itu mengakui telah mencekik leher Sulasmini hingga tewas setelah ajakannya untuk berhubungan intim ditolak.

"Pihak keluarga terkejut dengan pengakuan pelaku karena selama ini hubungan keluarga cukup harmonis," kata Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Heri Dwi Utomo kepada Kompas.com, Kamis (29/11/2018).

Kronologi

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

Regional
Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Regional
Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi 'New Normal' di Jabar Selama 14 Hari

Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi "New Normal" di Jabar Selama 14 Hari

Regional
2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

Regional
UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

Regional
Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Regional
UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

Regional
Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Regional
'Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah'

"Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah"

Regional
14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

Regional
Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Regional
Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Regional
Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Regional
Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Regional
Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X