5 Fakta Baru Kasus Baiq Nuril, Komentar Eks Kepala SMA Muslim hingga Imbauan Menkominfo

Kompas.com - 28/11/2018, 16:54 WIB
Muslim, mantan kepela Sekolah SMA 7 Mataram yang telah membuat Baiq Nuril dipenjara atas kasus pelanggaran UU ITE, usai diperiksa tim penyidik Polda NTB, Selasa ( 27/11/2018) malam. KOMPAS.com/FITRIMuslim, mantan kepela Sekolah SMA 7 Mataram yang telah membuat Baiq Nuril dipenjara atas kasus pelanggaran UU ITE, usai diperiksa tim penyidik Polda NTB, Selasa ( 27/11/2018) malam.

KOMPAS.com - Fakta baru kasus Baiq Nuril mulai mengungkap sosok terlapor, Muslim, mantan kepala SMA 7 Mataram. 

Muslim memenuhi panggilan Polda NTB untuk diperiksa terkait laporan Baiq Nuril terhadap dirinya. Muslim yang datang bersama kuasa hukumnya membantah apa yang dituduhkan Nuril terhadap dirinya. 

Sementara itu, kasus ini juga mendapat perhatian dari Menkominfo Rudiantara. Sang menteri mengimbau masyarakat untuk belajar dari kasus Nuil dan Muslim.

Berikut ini fakta baru di balik perjalanan kasus Baiq Nuril.

1. Muslim penuhi panggilan polisi

Muslim, mantan kepala sekolah SMA 7 Mataram, yang dilaporkan Nuril terkait dugaan pelecehan seksual verbal, menjalani pemeriksaan di Polda NTB, Selasa (27/11/2018).KOMPAS.com/FITRI Muslim, mantan kepala sekolah SMA 7 Mataram, yang dilaporkan Nuril terkait dugaan pelecehan seksual verbal, menjalani pemeriksaan di Polda NTB, Selasa (27/11/2018).

Mantan Kepala SMA 7 Mataram, Muslim, akhirnya diperiksa tim penyidik Polda NTB, pada Selasa siang (27/11/2018). Sebenarnya, Muslim diagendakan menjalani pemeriksaan pada hari Rabu (28/11/2018).

"Ini coba-coba saja datang lebih awal, ternyata bisa jalani pemeriksaan. Besok (Rabu) tidak bisa karena ada kegiatan. Kami sebenarnya mau lapor tidak bisa menjalani pemeriksaan besok (Rabu) tapi hari ini langsung diperiksa,” kata Karmal Maksudi, pengacara Muslim dari Kantor Pengacara Low Office 108.

Muslim hadir sebagai terlapor atas kasus dugaan pencabulan terhadap Baiq Nuril Maknun. Menurut Kamal, dirinya masih mempelajari hasil BAP dan belum bisa berkomentar.

“Nanti saja kita lihat hasil BAP, Pak Muslim juga sehat dan siap menjalani pemeriksaan tim penyidik Ditreskrimum Polda NTB," katanya.

Kabid Humas Polda NTB, AKBP I Komang Suartana mengatakan, sebelum memeriksa Muslim, polisi telah memeriksa tiga orang saksi.

Baca Juga: 5 Fakta Baru Kasus Baiq Nuril, Muslim Tak Ngantor 4 Hari hingga Nuril Diperiksa Polisi

2. Muslim diperiksa polisi selama 8 jam

IlustrasiKOMPAS/DIDIE SW Ilustrasi

Muslim diperiksa selama kurang lebih delapan jam oleh tim penyidik Ditreskrimum Polda NTB pada Selasa malam (27/11/2018).

Mantan kepala SMA 7 Mataram itu diketahui belum menandatangani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang disiapkan tim penyidik.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Pria yang Dituduh Mencuri, Ditahan dan Disiksa hingga Dihukum Secara Tidak Adil

Cerita Pria yang Dituduh Mencuri, Ditahan dan Disiksa hingga Dihukum Secara Tidak Adil

Regional
TKI Parti Liyani Menang Lawan Bos Bandara Changi, Keluarga: Kami Bersyukur kepada Allah

TKI Parti Liyani Menang Lawan Bos Bandara Changi, Keluarga: Kami Bersyukur kepada Allah

Regional
Fakta Meninggalnya Suami Bupati Bogor, Pengobatan Kanker Terhambat karena Pandemi Covid-19

Fakta Meninggalnya Suami Bupati Bogor, Pengobatan Kanker Terhambat karena Pandemi Covid-19

Regional
Bupati dan Wakilnya Sama-sama Ikut Pilkada Rembang, Ini Nomor Urutnya

Bupati dan Wakilnya Sama-sama Ikut Pilkada Rembang, Ini Nomor Urutnya

Regional
Sederet Fakta Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Ilegal dan Polisi Tak Berani Bubarkan

Sederet Fakta Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Ilegal dan Polisi Tak Berani Bubarkan

Regional
KontraS Tagih Janji Gubernur Sumut soal Penyelesaian Konflik Agraria

KontraS Tagih Janji Gubernur Sumut soal Penyelesaian Konflik Agraria

Regional
Pertamina Hulu Kaltim Klaster Baru Covid-19 di Balikpapan, 109 Pekerja Positif Corona

Pertamina Hulu Kaltim Klaster Baru Covid-19 di Balikpapan, 109 Pekerja Positif Corona

Regional
9 Mahasiswa Peserta Aksi Hari Tani Nasional di Makassar Ditahan, Ini Alasan Polisi

9 Mahasiswa Peserta Aksi Hari Tani Nasional di Makassar Ditahan, Ini Alasan Polisi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Relawan Meninggal karena Corana | Jefri Dibunuh gara-gara Judi Game Online

[POPULER NUSANTARA] Polisi Relawan Meninggal karena Corana | Jefri Dibunuh gara-gara Judi Game Online

Regional
Ajakan Makan Malam, Berakhir dengan Pembunuhan...

Ajakan Makan Malam, Berakhir dengan Pembunuhan...

Regional
Tertipu di Malaysia, Syamsuddin 8 Hari Jalan Kaki Menyusuri Hutan Krayan, Berbekal Air, Garam, Vetsin

Tertipu di Malaysia, Syamsuddin 8 Hari Jalan Kaki Menyusuri Hutan Krayan, Berbekal Air, Garam, Vetsin

Regional
Sesaat Sebelum Tewas Dibunuh, Ibu Ini Menelepon Anaknya, Ternyata Dibunuh Oleh Suami Siri

Sesaat Sebelum Tewas Dibunuh, Ibu Ini Menelepon Anaknya, Ternyata Dibunuh Oleh Suami Siri

Regional
Adik Parti Liyani: Dia Pernah Telepon Mengabari Sedang Punya Kasus dan Minta Doa

Adik Parti Liyani: Dia Pernah Telepon Mengabari Sedang Punya Kasus dan Minta Doa

Regional
Temukan Ukiran Putri Duyung, Arkeolog: Ini Data Baru Tentang Asal-usul Warga Sentani

Temukan Ukiran Putri Duyung, Arkeolog: Ini Data Baru Tentang Asal-usul Warga Sentani

Regional
Polisi Tak Berani Bubarkan Konser Dangdut yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal, Ini Alasannya

Polisi Tak Berani Bubarkan Konser Dangdut yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal, Ini Alasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X