Kompas.com - 16/11/2018, 21:21 WIB
Fitriani (32) meratapi peti jenazah Sofyan (45) sopir taksi online yang menjadi korban perampokan, ketika berada di ruang kamar jenazah Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (16/11/2018). Sofyan sebelumnya ditemukan tewas dengan kondisi tinggal tulang. KOMPAS.com/ Aji YK PutraFitriani (32) meratapi peti jenazah Sofyan (45) sopir taksi online yang menjadi korban perampokan, ketika berada di ruang kamar jenazah Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (16/11/2018). Sofyan sebelumnya ditemukan tewas dengan kondisi tinggal tulang.

 

PALEMBANG, KOMPAS.com - Jeritan tangis dari empat anak Sofyan (45), sopir taksi online korban perampokan pecah ketika peti jenazah diserahkan kepada keluarga di Rumah Sakit Bhayangkara, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (16/11/2018).

Fitirani (32) istri korban yang selama ini terlihat tegar pun akhirnya tak bisa menahan tangis melihat kerangka suaminya sudah masuk kedalam peti jenazah.

Tiga anak perempuan Sofyan bersama putra tunggal mereka, Rafli (15), terlihat menangis pilu meratapi peti jenazah ayah mereka. Fitriani yang berlinang air mata masih tetap terlihat tegar dan menenangkan empat buah hatinya itu.

“Ikhlaskan papa ya nak,” ucap Fitriani, mengusap air mata putri bungsunya Apika (10).

Apika terdengar sesekali memanggil nama Sofyan. Sebelum jenazah ayahnya itu ditemukan polisi, putri bungsu korban ini selalu bermimpi bertemu ayahnya tersebut.

Baca juga: Kronologi Sofyan Tewas Ditangan Empat Perampok Versi Polisi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia masih terlihat menunggu peti jenazah Sofyan hingga akhirnya mobil ambulans datang untuk membawa korban dan dimakamkan di kompleks Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebun Bunga, Palembang, Sumatera Selatan.

“Ma papa ma...,” ujar gadis kecil itu, melihat peti jenazah ayahnya mulai dibawa.

Sejak satu tahun terakhir, Sofyan menghidupi keluarganya dengan menjadi sopir taksi online dibantu dengan berdagang pempek di Jalan Swadaya, Kecamatan Kemuning.

Usaha pempek yang sudah berjalan 50 tahun itu, diteruskan Sofyan dan sembari menjadi sopir taksi online.

 

Ki Agus Roni (77) ayah dari Sofyan ketika berada di rumah sakit Bhayangkara Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (16/11/2018).KOMPAS.com/ Aji YK Putra Ki Agus Roni (77) ayah dari Sofyan ketika berada di rumah sakit Bhayangkara Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (16/11/2018).

Fitriani berharap, seluruh pelaku dapat ditangkap polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka yang telah menewaskan Sofyan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Regional
Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.