Kronologi Sofyan Tewas Ditangan Empat Perampok Versi Polisi

Kompas.com - 16/11/2018, 18:40 WIB
jenazah Sofyan (45) sopir taksi online yang menjadi korban perampokan saat diserahkan oleh pihak keluarga di rumah sakit Bhayangkara Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (16/11/2018). KOMPAS.com/ Aji YK Putrajenazah Sofyan (45) sopir taksi online yang menjadi korban perampokan saat diserahkan oleh pihak keluarga di rumah sakit Bhayangkara Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (16/11/2018).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Yustan Alpiani mengatakan, empat tersangka perampokan terhadap sopir taksi online Sofyan berbagi peran ketika menghabisi korban.

Kejadian berawal ketika pelaku ini memesan taksi online melalui salah satu wanita berinisial TY ketika berada di kawasan KM 5 Palembang, pada Senin (29/10/2018) sekitar pukul 13.30 WIB.

Setelah dipesankan, salah satu pelaku pun memberikan nomor ponsel mereka hingga akhirnya korban menelepon nomor tersebut.

“Setelah ditelepon, korban datang menjemput di kawasan KM 5 untuk diantarkan ke simpang KFC Bandara, empat pelaku langsung naik ke mobil korban,” kata Yustan, Jumat (16/11/2018).

Baca juga: Mobil Sofyan Diduga Dibawa Kabur ke Jambi

Yustan melanjutkan, tersangka Akbar duduk di bangku depan sebelah korban, sementara tiga rekannya yang lain duduk di bangku belakang.

Ketika sampai di tujuan, empat pelaku ini langsung menghabisi nyawas Sofyan secara sadis. Ridwan pun sempat turun untuk melihat situasi di sekitar.

Usai dipastikan tewas, empat pelaku langsung menuju ke Kabupaten Musirawas Utara (Muratara) yang merupakan tempat tinggal mereka, sembari membawa mobil Daihatsu Sigra milik korban.

Saat melintas di kawasan Betung, Kabupaten Banyuasin, mobil Sofyan ternyata mendadak mati mesin karena kehabisan bahan bakar.

FR terpaksa menjual ponsel miliknya untuk membeli bensin dan melanjutkan perjalanan.

“Dari saksi itu yang menyebutkan jika melihat tersangka menjual handphone karena kehabisan bensin. Selanjutnya kita kejar,” ujar Yustan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Kos Mengeluh Sakit, Tetangga Bantu Cari Kartu Identitas di Lemari, Malah Ketemu Mayat Bayi

Anak Kos Mengeluh Sakit, Tetangga Bantu Cari Kartu Identitas di Lemari, Malah Ketemu Mayat Bayi

Regional
Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Regional
Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Regional
Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Regional
Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Regional
Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Regional
Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Regional
Dekat dengan Pusat Gempa M 6,1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Dekat dengan Pusat Gempa M 6,1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Regional
Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Regional
Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Regional
Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Regional
Klaster Pasar di Bengkulu Sumbang 19 Kasus Positif Covid-19 Baru

Klaster Pasar di Bengkulu Sumbang 19 Kasus Positif Covid-19 Baru

Regional
Penganiaya Ojol di Pekanbaru Pukul Kepala Korban 2 Kali Sebelum Terekam Kamera

Penganiaya Ojol di Pekanbaru Pukul Kepala Korban 2 Kali Sebelum Terekam Kamera

Regional
Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Mataram, Camat: Saya Dipaksa Menyetujui

Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Mataram, Camat: Saya Dipaksa Menyetujui

Regional
Sepi Pendaftar, SMA Swasta di Semarang Stop Terima Siswa Baru

Sepi Pendaftar, SMA Swasta di Semarang Stop Terima Siswa Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X