Marak Kasus Prostitusi, Pemkot Bogor Buat Perda Ketahanan Keluarga

Kompas.com - 15/11/2018, 18:47 WIB
Mata Calon Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto sempat berkaca-kaca saat Bima menyampaikan pidato kemenanangannya di Jalan Pangrango, Bogor, Rabu (27/6/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DMata Calon Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto sempat berkaca-kaca saat Bima menyampaikan pidato kemenanangannya di Jalan Pangrango, Bogor, Rabu (27/6/2018).

BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bogor berencana menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketahanan Keluarga. Langkah tersebut diambil menyusul maraknya kasus prostitusi yang terjadi di kota hujan itu.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, penyusunan Perda itu nantinya akan merumuskan dan menyepakati hal-hal untuk menutup ruang kemaksiatan di Kota Bogor.

"Pemkot Bogor sepakat untuk menyuarakan kepada kementerian untuk bersikap tegas memblokir, menutup akun-akun yang ditengarai menjadi tempat transaksi prostitusi online," ucap Bima, Kamis (15/11/2018).

Bima menambahkan, sejauh ini Pemkot Bogor sudah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan ulama untuk bersama-sama memerangi kemaksiatan.

Bima menuturkan, pihaknya juga akan lebih meningkatkan pengawasan, terutama di apartemen, rumah kos, maupun tempat-tempat umum seperti taman kota.

Baca juga: 1 Orang Tewas dalam Kebakaran 2 Rumah di Lokalisasi Prostitusi Pekanbaru

Sebab, kata Bima, lokasi-lokasi tersebut kerap dijadikan lokasi prostitusi.

"Saya kira, tren kemaksiatan di semua kota di Indonesia sama. Hanya saja, karena Bogor dekat dengan Jakarta, sumber informasi, maka lebih terekspos," sebut Bima.

Lanjut dia, peran pengawasan dari masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk menanggulangi masalah penyakit sosial itu.

"Melibatkan warga juga penting untuk pengawasan. Penegakan hukum juga sama pentingnya, karena jelas di dalamnya. Ada denda di situ, ada kurungan penjara di situ. Kita bisa gunakan itu," pungkasnya.

Baca juga: Warga Dolly yang Gugat Pemkot Surabaya Bantah Dukung Prostitusi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tolak Jadi Menteri, Risma: Ada Mimpi yang Ingin Saya Buat di Surabaya

Tolak Jadi Menteri, Risma: Ada Mimpi yang Ingin Saya Buat di Surabaya

Regional
Cicilan Mobil Sang Mantan Berujung Pembunuhan...

Cicilan Mobil Sang Mantan Berujung Pembunuhan...

Regional
Kronologi Penangkapan Pelaku Dana Nasabah BNI Ambon, 2 Tersangka Keluar Rumah Saat Gempa

Kronologi Penangkapan Pelaku Dana Nasabah BNI Ambon, 2 Tersangka Keluar Rumah Saat Gempa

Regional
20 Truk Tonase Kena Tilang karena Masuk Kota di Pekanbaru

20 Truk Tonase Kena Tilang karena Masuk Kota di Pekanbaru

Regional
Penjelasan BPJS Kesehatan soal Tunggakan Rp 20 Miliar ke RSUD Ungaran

Penjelasan BPJS Kesehatan soal Tunggakan Rp 20 Miliar ke RSUD Ungaran

Regional
Jadi Calon Ibu Kota Negara, Ini Usulan Besaran UMP Kalimantan Timur 2020

Jadi Calon Ibu Kota Negara, Ini Usulan Besaran UMP Kalimantan Timur 2020

Regional
Pengamat: Menteri Agama Dijabat Purnawirawan TNI, Wajar Kiai NU Kecewa

Pengamat: Menteri Agama Dijabat Purnawirawan TNI, Wajar Kiai NU Kecewa

Regional
Duduk Perkara Kasus Penusukan Mata 12 Kucing, Pelaku Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Duduk Perkara Kasus Penusukan Mata 12 Kucing, Pelaku Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kiai Protes Jabatan Menteri Agama ke PBNU | Risma Akui Rugi Tolak Jadi Menteri

[POPULER NUSANTARA] Kiai Protes Jabatan Menteri Agama ke PBNU | Risma Akui Rugi Tolak Jadi Menteri

Regional
Pasien Demam Berdarah di Cianjur Bertambah Jadi 22 Orang

Pasien Demam Berdarah di Cianjur Bertambah Jadi 22 Orang

Regional
Puslabfor Ambil Sampel di Lokasi Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi

Puslabfor Ambil Sampel di Lokasi Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi

Regional
Ganjar Apresiasi Terpilihnya Tito Karnavian Sebagai Mendagri

Ganjar Apresiasi Terpilihnya Tito Karnavian Sebagai Mendagri

Regional
Surabaya Bakal Punya Layanan Kedokteran Nuklir, Warga Tak Perlu Terapi ke Luar Kota

Surabaya Bakal Punya Layanan Kedokteran Nuklir, Warga Tak Perlu Terapi ke Luar Kota

Regional
Pilkada Surabaya, Risma Akui Diminta Pendapat Megawati Soal Calon Wali Kota dari PDIP

Pilkada Surabaya, Risma Akui Diminta Pendapat Megawati Soal Calon Wali Kota dari PDIP

Regional
Dalam 7 Bulan, 186 Orang Meninggal karena Kecelakaan di Banyumas

Dalam 7 Bulan, 186 Orang Meninggal karena Kecelakaan di Banyumas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X