Kompas.com - 08/11/2018, 07:00 WIB
Atlet maraton gunung solo, Willem Sigar Tasiam (58) di Selo, Kabupaten Boyolali. Selo adalah base camp pendaki untuk naik Gunung Merapi dan Merbabu, Jawa Tengah. KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJOAtlet maraton gunung solo, Willem Sigar Tasiam (58) di Selo, Kabupaten Boyolali. Selo adalah base camp pendaki untuk naik Gunung Merapi dan Merbabu, Jawa Tengah.

KOMPAS.com - Akhir-akhir ini, nama Kota Boyolali menjadi pembahasan para tokoh politik. Hal ini tak lepas dari pidato Prabowo Subianto yang menyebutkan dua kata, "tampang Boyolali".

Dua kata tersebut spontan memicu ribuan warga Boyolali turun ke jalan dan meminta Prabowo meminta maaf atas ucapannya tersebut.

Bahkan, seorang warga kelahiran Boyolali bernama Dakun, mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan Prabowo Subianto pada hari Jumat (2/11/2018).

Lepas dari perdebatan para politisi tentang ungkapan "tampang Boyolali", Kompas.com mencoba menelusuri asal muasal Kota Boyolali yang dikenal juga sebagai Kota Susu.

Asal muasal nama Boyolali

Menurut Adi Deswijaya, filolog dan dosen dari Universitas Veteran Bangun Nusantara, Sukoharjo, asal muasal nama Boyolali tidak lepas dari kisah Kyai Ageng Pandanarang abad XVI.

Adi mengutip dari buku aksara Jawa Cetak dengan judul "Kyai Ageng Pandhanarang", karya Soewignja, tahun 1938.

Saat itu, Ki Ageng Pandhanarang (Sunan Bayat) bersama istrinya dan kedua pengikutnya hendak menuju ke Tembayat, Klaten.

Sesampainya di Bayalali, istri Ki Ageng Pandhanarang agak tertinggal jalannya di belakang suaminya.

Lalu, Nyi Ageng berkata kepada suaminya, "Kyai, baya wis lali, teka ninggal bae (Kyai, kelihatannya sudah lupa ya sampai-sampai meninggalkan-red)".

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.