Gempa Guncang Mamasa Pukul 02.35 Dini Hari, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Kompas.com - 06/11/2018, 10:35 WIB
Ilustrasi gempa bodnarchukIlustrasi gempa

MAMASA, KOMPAS.com – Saat kebanyakan warga terlelap tidur pukul 02.35 WITA, gempa berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang Mamasa, Sulawesi Barat

Warga Mamasa berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri saat guncangan keras gempa melanda. Mereka panik jika terkena reruntuhan rumahnya. 

Warga yang ketakutan langsung meningalkan rumah dan harta benda mereka sambil membawa anak-anak dan pakaian seadanya. 

Para warga berhamburan ke luar rumah menuju jalan raya yang jauh dari bangunan. 

Saat gempa, infrastruktur jaringan listrik di kota itu padam total sehingga warga yang berhamburan keluar rumah tampak bingung mencari lokasi pengungsian yang aman untuk keluarga dan anak-anak mereka.

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,5 di Mamasa, Getarannya Terasa Sampai Palopo

Banyakanya warga yang panik dan mengungsi tengah malam membuat jalan-jalan di kota Mamasa macet.

Di sepanjang jalan terlihat ribuan warga berderet sambil mengendong anak-anak atau membawa sebagian harta benda atau barang-barang penting lainnya dari rumahnya.

Frendy, warga Mamasa yang ditemui Kompas.com, ikut mengamankan keluarganya saat gempa terjadi dini hari. Dia mengaku bingung lantaran listrik padam total.

Selain itu, jaringan internet juga tak berfungsi dan membuat warga kesulitan untuk saling berkomunikasi.

“Lampu padam total saat gempa. Semalam dua kali dirasakan gempa keras, tapi paling keras yang pertama sekitar pukul 1.30,” jelas Frendy. 

Baca juga: Mamasa Diguncang Gempa, Belasan Siswi Pingsan

Sebagai catatan, kota Mamasa beberapa kali memang diguncang gempa dalam empat hari terakhir. Banyaknya gempa yang terjadi membuat warga khawatir dan was-was, serta tidak dapat berkonsentrasi pada pekerjaannya sehari-hari. 

BMKG mencatat gempa di Mamasa bermagnitudo 5,5 pukul 01:35:53 WIB, berlokasi 2,93 LS, 119,44 BT, 12 km dari Tenggara Mamasa, Sulbar, dengan kedalaman 10 Km.

Gempa dengan getaran cukup keras ini dirasakan warga hampir di semua wilayah kabupaten di Sulawesi Barat seperti di Polewali Mandar, Majene, Mamuju dan wilayah lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Regional
Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan 'Sentra Padi Subang'

Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan "Sentra Padi Subang"

Regional
Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.