Banjir Bandang Terjang Padang, Pemerintah Tetapkan Darurat Banjir dan Longsor

Kompas.com - 05/11/2018, 09:22 WIB
Alat berat membersihkan material banjir berupa kayu dan sampah yang tersangkut di jembatan rel kereta api pasca banjir,  di kelurahan Alai Parak Kopi, Padang, Sumatera Barat, Sabtu (3/11/2018). Banjir yang melanda Kota Padang dan meluapnya debit air sungai mengakibatkan belasan rumah rusak dan dua jembatan putus.  ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/hp. ANTARAFOTO/Muhammad Arif PribadiAlat berat membersihkan material banjir berupa kayu dan sampah yang tersangkut di jembatan rel kereta api pasca banjir, di kelurahan Alai Parak Kopi, Padang, Sumatera Barat, Sabtu (3/11/2018). Banjir yang melanda Kota Padang dan meluapnya debit air sungai mengakibatkan belasan rumah rusak dan dua jembatan putus. ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/hp.

PADANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Padang tetapkan masa tanggap darurat banjir dan longsor mulai Sabtu hingga 9 November mendatang.

Akibat banjir bandang yang melanda beberapa titik di Kota Padang, Jumat (2/11/2018) lalu, dua orang dinyatakan tewas dan sebanyak 29 KK terisolir karena jembatan di Lubuk Kilangan yang putus akibat terjangan banjir.

Dua orang yang meninggal tersebut atas nama Jihat Melani (6) dan Pasilah Azham (10) yang hanyut terbawa arus sungai.

Tak hanya itu, BNPB juga merilis, sebanyak 756 KK terdampak banjir, satu KK dengan anggota tiga orang mengungsi, 1.400 unit rumah terendam banjir, 3 unit rumah hanyut, satu unit jembatan gantung hanyut dan satu unit jembatan gantung putus.

Baca juga: Banjir dan Longsor di Kota Padang, 2 Orang Tewas dan 1 Jembatan Putus

"Minggu, tim dari BNPB bersama BPBD Kota Padang turun meninjau lokasi yang paling parah terdampak banjir. Yaitu Kelurahan Baringin Kecamatan Lubuk Kilangan dimana terdapat 29 KK terisolir dan Kelurahan Alai Parak Kopi dimana terdapat rumah rusak dan terendam lumpur," ucap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutupo Purwo Nugroho dalam keterangan persnya, Minggu (4/11/2018).

Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, kondisi Kota Padang sudah mulai membaik. Banjir telah surut dan ruas jalan di Kelurahan Padang Besi menuju Kelurahan Baringin yang tertutup longsor sudah bisa dilalui.

Masyarakat dibantu TNI, Polri dan relawan melakukan pembersihan material lumpur di rumah-rumah penduduk. Dinas Sosial juga membagikan kebutuhan makanan dan logistik bagi masyarakat yang menjadi korban banjir.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Regional
Soal Isu Mundur Jika Terpilih Bupati Tanah Bumbu, Zairullah: Ini Fitnah

Soal Isu Mundur Jika Terpilih Bupati Tanah Bumbu, Zairullah: Ini Fitnah

Regional
Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Regional
Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Regional
Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Regional
'Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu'

"Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu"

Regional
Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Regional
Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Regional
Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Regional
Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

Regional
42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 3 Desember 2020

Regional
238 Mahasiswa yang Positif Covid-19 Dikarantina di Asrama, Poltrada Bali: Fasilitasnya Memadai

238 Mahasiswa yang Positif Covid-19 Dikarantina di Asrama, Poltrada Bali: Fasilitasnya Memadai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X