Kompas.com - 03/11/2018, 22:35 WIB
Pesawat jenis Thras milik PT Elang Nusantara Air yang jatuh di areal perkebunan kelapa sawit di Blok G-H 47 Cendana Estate, Dusun Carik, Desa Belaban, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Sabtu (3/11/2018) Dok. Humas Polda KalbarPesawat jenis Thras milik PT Elang Nusantara Air yang jatuh di areal perkebunan kelapa sawit di Blok G-H 47 Cendana Estate, Dusun Carik, Desa Belaban, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Sabtu (3/11/2018)

KETAPANG, KOMPAS.com - Sebuah pesawat jenis Thras milik PT Elang Nusantara Air jatuh di areal perkebunan kelapa sawit di Blok G-H 47 Cendana Estate, Dusun Carik, Desa Belaban, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Sabtu (3/11/2018) sekitar pukul 11.00.

Pesawat dengan kode registrasi PK-ELB itu jatuh saat sedang mengangkut dan menebarkan pupuk di perkebunan milik PT Kencana Graha Permai milik Sinar Mas Grup.

Kepala Bidang Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Nanang Purnomo mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan pesawat yang jauh tepat di jalan kebun itu.

Pilot pesawat asal Australia, Martin Derren Scott dikabarkan selamat dalam peristiwa itu.

Baca juga: Korban Lion Air JT 610 Wahyu Susilo Akan Dimakamkan di Temanggung

"Bagian sayap dan roda pesawat patah, namun tidak ada ledakan," ujar Nanang, Sabtu malam.

Nanang menuturkan, peristiwa tersebut berawal ketika pesawat beroperasi seperti biasa mengangkut dan menaburkan pupuk sejak pukul 07.00 pagi di kebun sawit tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelum jatuh, pesawat dikabarkan sudah bolak-balik sebanyak 50 kali di landasan yang terletak di kawasan Cendana Estate.

"Sekitar pukul 11.00 WIB, manajer Cendana Estate mendapatkan informasi bahwa pesawat tersebut mengalami kecelakaan dan mendarat darurat di jalan kebun," ungkap dia.

Mendapatkan laporan tersebut, pihak perusahaan kemudian langsung mendatangi TKP dan menutup jalan serta menutup pesawat dengan terpal.

Baca juga: Menaker Inventarisasi Data Pekerja dan Penumpang Lion Air JT 610

Berdasarkan keterangan saksi, Jumadi (40) yang bekerja sebagai operator traktor di perkebunan tersebut mengatakan, sekitar pukul 11.00 WIB pesawat terbang rendah dan tiba tiba pesawat turun dan menghantam jalan.

Saksi kemudian melihat pilot keluar dari pesawat dan berbicara dengan bahasa asing yang tidak dimengerti oleh Jumadi.

Nanang menambahkan, belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan tersebut.

"Pihak perusahaan sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak KNKT," ujar Nanang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.