Kompas.com - 26/10/2018, 10:38 WIB
Frantinus Nirigi berdiskusi dengan kuasa hukum nya usai menjalani sidang putusan di pengadilan negeri Mempawah (24/10/2018) KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWANFrantinus Nirigi berdiskusi dengan kuasa hukum nya usai menjalani sidang putusan di pengadilan negeri Mempawah (24/10/2018)

Penetapan Tersangka

Usai menjalani serangkaian pemeriksaan, polisi kemudian menetapkan Frantinus Nirigi sebagai tersangka

Penetapan tersangka tersebut setelah pihak kepolisian melakukan gelar perkara bersama PPNS Penerbangan Ditjen Hubungan Udara Kementerian Perhubungan, Selasa (29/5/2018) pukul 19.30 WIB.

Kepala Bidang Humas Polda Kalbar Kombes Pol Nanang Purnomo mengatakan, agenda gelar perkara tersebut, selain penetapan tersangka, juga melimpahkan perkara kepada PPNS Ditjen Hubungan Udara.

"Terhitung setelah dilaksanakan gelar perkara, FN ditetapkan sebagai tersangka," ujar Nanang lewat pesan singkat, Rabu (29/5/2018) malam.

Baca juga: Sidang Candaan Bom, Jaksa Tuntut Frantinus Nirigi 8 Bulan Penjara

Berdasarkan kesimpulan gelar perkara, sambung Nanang, perbuatan FN melanggar pasal 437 ayat (1) dan (2) UU RI no 1 tahun 2009 tentang Penerbangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah penetapan tersangka, FN yang sebelumnya tidak didampingi pengacara, akhirnya mendapat dampingan kuasa hukum dari Firma Hukum Ranik, Lin and Associates.

Frantinus kemudian dipindahkan dari sel tahanan Polresta ke Polda pada 31 Mei 2018. Penyidikan tahap selanjutnya dilakukan oleh Korwas Penyidik PNS Ditjen Kementerian Perhubungan.

Dalam proses pemeriksaan di Korwas PPNS, kuasa hukum saat itu menyarankan agar FN menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa tersebut.

Ungkapan permohonan maaf dalam format video itu, diharapkan bisa meringankan hukuman dan Frantinus bisa segera dibebaskan.

Sembari menunggu proses penyidikan dan kedatangan pihak keluarga dari Papua, kuasa hukum kemudian berupaya melakukan penangguhan penahanan.

Berganti pengacara

Pihak keluarga Frantinus Narigi tiba di Pontianak untuk menjenguk sekaligus mengawal proses hukum yang menjeratnya.

Sejak Frantinus ditahan polisi usai peristiwa tersebut, belum ada satu pun pihak keluarga yang datang untuk menjenguknya.

Keluarga Frantinus yang diwakili oleh abang iparnya, Diaz Gwijangge tiba pada Jumat (1/6/2018) bersama dua orang dari tim pengacara yang ditunjuk pihak keluarga dari Papua yaitu Aloysius Renwarin dan Frederika Korain.

Alasan pihak keluarga membawa tim kuasa hukum dari Papua untuk menangani proses hukum yang menjerat Frantinus.

Dialek bahasa serta kedekatan emosional, sebut Diaz, merupakan salah satu alasan pihak keluarga membawa langsung pengacara dari Papua.

Proses pendampingan hukum Frantinus selanjutnya ditangani oleh tim pengacara yang sudah ditunjuk oleh pihak keluarga tersebut.

Pihaknya pun berterima kasih kepada tim kuasa hukum sebelumnya yang sudah melakukan pendampingan terhadap Frantinus.

Pihak keluarga juga memberikan kuasa kepada Forum Relawan Kemanusiaan Pontianak dan JPIC Kapusin untuk mengawal serta mendampingi proses hukum tersebut.

Permohonan pendamping tersebut termuat dalam surat kuasa yang ditandatangani Frantinus Nigiri diatas materai Rp 6000 dan diketahui oleh pihak keluarga, Diaz Gwijangge pada 2 Juni 2018.

FRKP dan JPIC Kapusin pun menunjuk advokat Andel and Associates untuk turut mengawal proses hukum tersebut.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.