Polisi Tangkap Dua Pria Pengeroyok Anggota TNI di Makassar - Kompas.com

Polisi Tangkap Dua Pria Pengeroyok Anggota TNI di Makassar

Kompas.com - 12/10/2018, 22:20 WIB
Pengeroyokan.Tribunnews.com Pengeroyokan.

MAKASSAR, KOMPAS.com – Tim Khusus Polsekta Rappocini akhirnya berhasil menangkap dua warga Jalan Tamalate, RH (21) dan MN (35), yang diduga mengeroyok seorang anggota TNI, Kapten MA warga Jalan Manggarupi, Kabupaten Gowa.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar, AKP Diaritz Felle dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/10/2018), mengatakan, peristiwa pengeroyokan terhadap anggota TNI terjadi di sekitar rumah para tersangka di Jalan Tamalate, Rabu (10/10/2018) malam.

Saat ini, polisi telah mengamankan dua orang tersangka dan masih mengejar seorang tersangka lain berinisial AR.

“Pengeroyokan itu berawal dari tersangka RH yang terjatuh dari motornya. Tersangka RH langsung menuduh korban telah menabrak motornya, namun tuduhan tersebut dibantah," jelas Diaritz.

"Tak puas dengan jawaban korban, tersangka kemudian memanggil kedua tersangka lainnya melalui telepon. Setelah bantuan datang, ketiga tersangka langsung mengeroyok korban hingga mengalami luka-luka di wajah dan bibir,” katanya.

Baca juga: Minta Maaf, Pemilik Toko PlayStation yang Aniaya Anggota TNI di Medan

Diaritz menambahkan, setelah mengeroyok korban, ketiga pelaku langsung kabur. Selanjutnya, korban melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsekta Rappocini.

“Setelah menerima laporan korban, tim khusus Polsekta Rappocini kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengetahui identitas ketiga tersangka. Akhirnya, dua dari tiga tersangka berhasil ditangkap dan kini telah mendekam di sel markas Polsekta Rappocini. Sedangkan seorang tersangka lainnya masih dalam pengejaran polisi,” tambahnya.

Baca juga: Viral Video Anggota TNI Tendang Petugas SPBU, Kodam Bukit Barisan Minta Maaf


Terkini Lainnya

Tersangka Kasus Peluru Nyasar di Gedung DPR Terancam 20 Tahun Penjara

Tersangka Kasus Peluru Nyasar di Gedung DPR Terancam 20 Tahun Penjara

Megapolitan
Data Sementara BKN: 1.751.661 Pelamar CPNS 2018 Lolos Seleksi Administrasi

Data Sementara BKN: 1.751.661 Pelamar CPNS 2018 Lolos Seleksi Administrasi

Nasional
Petugas Kebersihan Diduga Telah Masuk Konsulat di Istanbul Sebelum Tim Penyelidik

Petugas Kebersihan Diduga Telah Masuk Konsulat di Istanbul Sebelum Tim Penyelidik

Internasional
2 Tersangka Kasus Peluru Nyasar di Gedung DPR adalah PNS Kemenhub

2 Tersangka Kasus Peluru Nyasar di Gedung DPR adalah PNS Kemenhub

Megapolitan
Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Bantah Pasang Iklan di Videotron

Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Bantah Pasang Iklan di Videotron

Nasional
INFOGRAFIK: Implementasi Program Rusunami DP 0 Rupiah

INFOGRAFIK: Implementasi Program Rusunami DP 0 Rupiah

Megapolitan
Meski Krisis Anggaran, Aceh Utara Usulkan Beli Mobil Baru untuk Bupati

Meski Krisis Anggaran, Aceh Utara Usulkan Beli Mobil Baru untuk Bupati

Regional
Kata Bawaslu soal Dugaan Kampanye Videotron Jokowi-Ma’ruf Amin

Kata Bawaslu soal Dugaan Kampanye Videotron Jokowi-Ma’ruf Amin

Nasional
Diperiksa Bawaslu, Siswa SMAN 87 Terbawa Emosi Bela Guru yang Diduga Doktrin Anti-Jokowi

Diperiksa Bawaslu, Siswa SMAN 87 Terbawa Emosi Bela Guru yang Diduga Doktrin Anti-Jokowi

Megapolitan
Jokowi Minta Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Dipertahankan

Jokowi Minta Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Dipertahankan

Nasional
[HOAKS] Pelamar CPNS Wajib Cetak Kartu Informasi Akun pada 15 Oktober

[HOAKS] Pelamar CPNS Wajib Cetak Kartu Informasi Akun pada 15 Oktober

Nasional
Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Peluru Nyasar di Gedung DPR

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Peluru Nyasar di Gedung DPR

Megapolitan
Memasuki Tahun Politik, Buwas Pastikan Pramuka Netral

Memasuki Tahun Politik, Buwas Pastikan Pramuka Netral

Nasional
Sambangi Rumah Ketua DPRD, Taufik Nyatakan Diri sebagai Cawagub DKI dari Gerindra

Sambangi Rumah Ketua DPRD, Taufik Nyatakan Diri sebagai Cawagub DKI dari Gerindra

Megapolitan
Jubir Jokowi-Ma'ruf Minta Polisi Selidiki Video Anak Berseragam Pramuka Teriak '2019 Ganti Presiden'

Jubir Jokowi-Ma'ruf Minta Polisi Selidiki Video Anak Berseragam Pramuka Teriak "2019 Ganti Presiden"

Nasional
Close Ads X