Viral Video Anggota TNI Tendang Petugas SPBU, Kodam Bukit Barisan Minta Maaf

Kompas.com - 24/08/2018, 13:51 WIB
Video rekaman CCTV yang berisi aksi anggota TNI menendang seorang perempuan petugas SPBU di Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, beredar di media sosial. dok. FacebookVideo rekaman CCTV yang berisi aksi anggota TNI menendang seorang perempuan petugas SPBU di Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, beredar di media sosial.

KOMPAS.com — Kodam I/Bukit Barisan membenarkan kejadian penganiayaan yang dilakukan seorang anggota TNI kepada seorang perempuan petugas SPBU di Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) I/BB Letkol Inf Roy Sinaga memohon maaf atas tindakan dan ulah oknum anggota TNI tersebut. Kodam, lanjut dia, sedang mendalami masalah tersebut.

"Saya meminta maaf atas nama Kodam I/BB dan saya juga berharap hendaknya masyarakat juga dapat berkata-kata yang sopan dalam menegur seseorang terlebih para pengusaha penjual jasa," ucapnya, Kamis (23/8/2018).

Baca juga: Viral, Video Anggota TNI Tendang Perempuan Petugas SPBU di Tanjung Morawa

Roy mengatakan, Kodam berharap kejadian tersebut tidak lagi terulang dan akan memberikan sanksi tegas kepada anggota yang terbukti melakukan pelanggaran.

"Sesuai aturan, semua anggota TNI sama dengan masyarakat umum dan tidak dibeda-bedakan. Dan apabila melanggar aturan akan dikenai sanksi," kata Roy.

Aksi brutal anggota TNI itu beredar di media sosial dalam bentuk rekaman CCTV di SPBU tersebut. Penganiayaan diawali dengan cekcok antara wanita yang dibonceng anggota TNI tersebut dengan perempuan petugas SPBU.

Belakangan terungkap, kejadian tersebut berlangsung di SPBU 14. 203.155 Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Pengawas SPBU Jonson Sitorus mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (22/8/2018) sore. Saat itu, dia sedang berada di area belakang SPBU.

Jonson menyebutkan bahwa operator SPBU yang dianiaya itu berinisial A. Kasus itu sudah dilaporkan ke POM satu hari setelah kejadian.

"Ya namanya dipukul gitu, ya keluarganya tidak terima makanya dilaporkan. Dia itu (A) anak TNI juga sebenarnya, cuma bapaknya sudah meninggal," kata Jonson.

Baca juga: 5 Fakta Terbaru Kasus Mercy Vs Honda Beat di Solo, Status Tersangka hingga Isu SARA

Pada Jumat pagi, A tidak terlihat di area SPBU. Jonson mengatakan A masih diperiksa oleh pihak POM.

Selain A, ada dua pegawai SPBU lain yang ikut diperiksa atas kasus ini, termasuk leader di SPBU dan seorang petugas keamanan berinisial D.

Kedua orang itu saksi sekarang di POM karena saat kejadian mereka ada di lokasi. Saya tidak bisa komentar banyak. Ya memang sudah ditanyain juga dia (A) bagaimana kejadiannya. Cuma seperti yang dilaporkannya ke POM, itulah yang benar," kata Jonson.


Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Oknum TNI Hajar Perempuan Penjaga SPBU, Ini Foto dan Videonya

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X