Kompas.com - 12/10/2018, 16:34 WIB
Ilustrasi KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHOIlustrasi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Sektor Purwosari, Gunungkidul, Yogyakarta, mengamankan Stevanus Budiono (27), warga Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, karena diduga mencabuli dua orang gadis di bawah umur. Kedua korban direnggut kehormatannya setelah diberi minuman keras.

Kaposek Purwosari, AKP Budi Kustanto menjelaskan, kejadian yang menimpa dua orang korban, K (17) dan A (17), warga Kecamatan Pandak, Bantul, bermula saat salah satu korban A berkenalan dengan Budiono di acara hiburan jatilan, dua bulan silam. Saat itu, mereka melanjutkan hubungan melalui media sosial.

Setelah beberapa bulan berhubungan melalui media sosial, keduanya menyepakati bertemu. Korban A menitipkan sepeda motor di rumah korban K. Lalu korban berboncengan dengan pelaku menuju Jalur Jalan Lintas Selatan, Senin (8/10/2018) malam. Keduanya kemudian mengonsumsi minuman keras.

Lalu A menghubungi K dan memintanya untuk bergabung di lokasi tersebut. Hingga larut malam, ketiga orang tersebut melakukan pesta miras.

Baca juga: Diiming-Imingi Uang Rp 5 Ribu, 2 Bocah Jadi Korban Pencabulan

Budi menjelaskan, setelah larut ketiganya sepakat beristirahat di salah satu losmen di wilayah Desa Girijati, Kecamatan Purwosari.

"Ketiganya menginap satu kamar, dan terjadilah perbuatan tersebut," katanya saat dihubungi wartawan, Jumat (12/10/2018).

Paginya, karena kaget dengan kondisi yang terjadi, kedua korban pulang, dan melaporkan kejadian tersebut kepada orangtuanya. Mendengar informasi tersebut, orangtua korban langsung melapor ke Polsek Purwosari.

Polisi langsung menerjunkan unit reskrim untuk melakukan penelusuran. Yang pertama dilakukan adalah menelusuri alamat Budiono. Kedua korban mengaku tak mengetahui alamat dari pelaku. Biasanya, korban hanya menjalin hubungan melalui jejaring sosial Facebook.

Baru pada hari Kamis (11/10/2018), pihaknya mendapatkan petunjuk perihal identitas dan alamat pelaku.

"Kami sempat bergerak ke rumah pelaku, namun karena tidak ada, kemudian mendatangi tempat kerja pelaku di wilayah Kecamatan Sewon. Di sana pelaku diamankan tanpa perlawanan," ucapnya.

Baca juga: WC Kering, Kasus Pencabulan Siswi SMP Terbongkar

Budi mengatakan, saat ini petugas masih memeriksa Budiono untuk mengetahui motif pencabulan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.