Gempa Bumi, Sejumlah Bangunan di Sumba Timur Rusak

Kompas.com - 02/10/2018, 12:34 WIB
Gempa bumi. ShutterstockGempa bumi.

WAINGAPU, KOMPAS.com - Sejumlah bangunan di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur ( NTT), dikabarkan rusak seusai gempa beruntun yang melanda wilayah itu, Selasa (2/10/2018) pagi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumba Timur, Martina D Jera mengaku masih mendata bangunan yang rusak, terutama fasillitas umum. 

"Ada bebeapa lokasi yang bangunan sekolah dan bangunan umum lainnya yang rusak. Sampai saat ini kami masih terus mendata," ungkap Martina kepada Kompas.com, Selasa siang.

Data kerusakan bangunan yang masih dihimpun oleh pihaknya, lanjut Martina, yakni fasilitas umum. Sedangkan rumah warga, belum didata.

Baca juga: Gempa Kelima Guncang Sumba Timur, Bermagnitudo 5,9

Martina juga mengaku, pihaknya kewalahan mendata bangunan yang rusak di wilayah Selatan Sumba Timur, karena kesulitan mengakses jaringan telepon seluler.

Martina pun mengimbau kepada warga, agar jangan panik dan terus mengikuti arahan dari pihak BMKG.

"Nanti akan kita sampaikan secara rinci, data bangunan yang rusak," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, empat kali gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (2/10/2018) pagi.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Waingapu, Sumba Timur, Arief Tyastama mengatakan, gempa bumi pertama terjadi pada pukul 07.12 Wita.

" Gempa bumi yang pertama, magnitudonya 5,2. Lokasi gempa bumi 10.56 derajat lintang selatan dan 120.20 derajat bujur timur," ungkap Arief kepada Kompas.com, Selasa pagi.

Pusat gempa bumi terletak 66 kilometer Barat Daya, Sumba Timur, dengan kedalamannya 10 kilometer.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X