Polisi Karawang Amankan 6 Pekerja Asing pada Proyek Kereta Api Cepat

Kompas.com - 18/09/2018, 08:49 WIB
Ilustrasi pekerja asing, pekerja ilegal Michal Jarmoluk/ StockSnapIlustrasi pekerja asing, pekerja ilegal

KARAWANG, KOMPAS.com - Polres Karawang bersama Imigrasi Karawang mengamakan enam warga negara asing (WNA) asal Republik Rakyat China di Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Senin (17/9/2018) malam.

Kasat Intel Polres Karawang, AKP Rezky mengungkapkan, keenam warga RRC tersebut merupakan pekerja pada proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung.

"Mereka bekerja pada PT Sinohydro yang beralamat di Graha Persada 2 Lantai 7, Bekasi Selatan," kata Rezky saat dihubungi Kompas.com, Selasa (18/9/2018).

Rezky menyebut, keberadaan keenam WNA RRC di Ruko Bizpark, Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, itu diketahuo oleh masyarakat setempat yang kemudian memberikan informasi kepada polisi dan pihak Imigrasi. Kemudian, WNA tersebut dibawa di Hotel Amaris yang berada di sebelah ruko tersebut.

"Kami membantu petugas Kantor Imigrasi Kelas II  Karawang-Purwakarta mengamankan keenam WNA RRC tersebut," katanya.

Baca juga: Kami Miris Melihat Pekerja Asing Banyak Tak Bisa Berbahasa Indonesia

Kemudian, kata dia, keenam WNA tersebut dibawa ke Kantor Imigrasi Kelas II  Karawang-Purwakarta untuk dimintai keterangan terkait legalitas pekerjaannya di proyek tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Terkini Gunung Semeru Meletus, Potensi Lahar Dingin hingga Imbauan Khofifah

Fakta Terkini Gunung Semeru Meletus, Potensi Lahar Dingin hingga Imbauan Khofifah

Regional
5 Kecamatan Terendam Banjir di Aceh Utara, Warga: Kami Puluhan Tahun Langganan Banjir...

5 Kecamatan Terendam Banjir di Aceh Utara, Warga: Kami Puluhan Tahun Langganan Banjir...

Regional
Akibat Guguran Lava, Morfologi Gunung Merapi Berubah, Permukaan Kawah Terangkat

Akibat Guguran Lava, Morfologi Gunung Merapi Berubah, Permukaan Kawah Terangkat

Regional
Paslon Pilkada Cianjur Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Bawaslu hanya Bisa Menegur

Paslon Pilkada Cianjur Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Bawaslu hanya Bisa Menegur

Regional
Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Regional
Hasil Otopsi, Mayat Wanita Dikubur di Fondasi Rumah Ternyata Hamil 7 Bulan

Hasil Otopsi, Mayat Wanita Dikubur di Fondasi Rumah Ternyata Hamil 7 Bulan

Regional
Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Regional
Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Regional
Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Regional
2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

Regional
Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Regional
Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Regional
Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Regional
Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X