Terungkap, Sepasang Kekasih yang Kubur Janin di Dekat Masjid pada Tengah Malam

Kompas.com - 31/08/2018, 18:54 WIB
Kapolrestabes Semarang Komisaris Besar Abiyoso Seno Aji (kiri) menggelar perkara temuan janin yang diduga hasil aborsi ditemukan di pekarangan masjid di Kota Semarang, Jumat (31/8/2018) KOMPAS.com/NAZAR NURDINKapolrestabes Semarang Komisaris Besar Abiyoso Seno Aji (kiri) menggelar perkara temuan janin yang diduga hasil aborsi ditemukan di pekarangan masjid di Kota Semarang, Jumat (31/8/2018)

SEMARANG, KOMPAS.com - Polrestabes Semarang mengungkap temuan janin yang ditemukan terkubur di sekitar masjid di Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah. Polisi menduga janin merupakan hasil dari hubungan di luar nikah.

Kapolrestabes Semarang Komisaris Besar Abiyoso Seno Aji mengungkapkan, dua tersangka diamankan terkait temuan janin itu yaitu DRO (18) dan MN (19). Keduanya belum melangsungkan hubungan resmi pernikahan atau masih berpacaran.

"Mereka melakukan hubungan laiknya suami-istri sejak SMA. Mereka melakukan di ruang kelas setelah pelajaran selesai," ujar Abiyoso di sela ekspose perkara di Mapolrestabes, Jumat (31/8/2018) siang.

Baca juga: Alasan Uji Keperawanan, Pria Ini Cabuli Calon Istri Anaknya 10 Kali

Baik DRO maupun MN menjalin asmara atau berpacaran sejak bangku SMP di salah satu sekolah negeri di Kota Semarang. Hubungan mereka berlanjut hingga masuk di SMA yang sama.

Namun saat masuk kuliah, keduanya berpisah. DRO masuk kampus swasta, dan kini masuk semester 3. Sementara itu, MNO masuk di salah satu perguruan tinggi negeri di Semarang. Hubungan terus berlanjut saat kuliah hingga sang kekasih hamil.

Baca juga: 6 Fakta Kasus Begal Mahasiswi di Bandung, Terjadi Seusai Makan Bakso hingga Korban Meninggal

Mengetahui kehamilan itu, keduanya sepakat untuk membulatkan niat menggugurkan kandungan. Mereka kemudian membeli obat-obatan agar janin di kandungan keguguran.

Namun upaya itu belum berhasil. Keduanya kemudian membeli obat instan tradisional hingga akhinya berhasil.

"Efek obat itu mules dan janin itu dilahirkan sendiri di toilet kamar kos," ujarnya.

Seusai menggugurkan kandungan, pihak tersangka laki-laki kemudian diundang untuk menguburkan bayi. Janin perempuan kemudian dimasukkan ke dalam tas, lalu dibawa dan dikuburkan di wilayah Sambiroto.

"Saya kubur sana saya kenal satpam di sana di sekitar masjid saja. Dikubur jam 12 malam," tandasnya.

Baca juga: Ridwan Kamil: Begal di Bandung Ditembak di Tempat Saja...

Bersama dengan itu, polisi menemukan sejumlah barang bukti, antara lain satu sepeda motor, linggis, satu buah ember merah, alat pel lantai, serta satu kaus yang masih bercak darah.

"Kami masih mencari teman yang menganjurkan yang membeli obat-obatan," pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Regional
Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Regional
Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Regional
Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Regional
Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X