MRT Jakarta Segera Beroperasi, Rekrut Lulusan Taruna API Madiun - Kompas.com

MRT Jakarta Segera Beroperasi, Rekrut Lulusan Taruna API Madiun

Kompas.com - 31/08/2018, 07:30 WIB
Sebanyak 87 taruna Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) Madiun diwisuda setelah mengikuti pendidikan diploma tiga, Kamis (30/8/2018).KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI Sebanyak 87 taruna Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) Madiun diwisuda setelah mengikuti pendidikan diploma tiga, Kamis (30/8/2018).

MADIUN, KOMPAS.com — Direktur Keuangan PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta Tuhiyat menyatakan sudah merekrut 105 lulusan Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) di Madiun untuk mengoperasikan moda transportasi cepat yang segera akan beroperasi Maret 2019.

"Tahun lalu kami rekrut 75 lulusan API Madiun dan tahun ini 30 orang. Mereka akan menjadi bagian dari 560 orang yang kami rekrut untuk mengoperasionalkan MRT Jakarta," ujar Tuhiyat dalam orasinya saat wisuda taruna API di Madiun, Kamis ( 30/8/2018).

Tuhiyat mengatakan MRT Jakarta memilih lulusan akademi besutan Kementerian Perhubungan itu lantaran kualitas sumber daya manusianya mumpuni dibandingan dengan keluaran perguruan tinggi lain.

Bagi Tuhiyat, taruna lulusan API lebih disiplin dan memiliki kompetensi dibandingkan lulusan perguruan tinggi lainnya. "Ada perbedaan cara kerja lulusan API dan perguruan tinggi lain. Terutama berkaitan dengan disiplin dan kompetensi," ujar Tuhiyat.

Baca juga: Mulai 3 September 2018, Jam Operasional LRT Palembang Dibatasi

Sementara itu Direktur API Madiun, Jamaludin mengatakan lulusan API memiliki nilai lebih dibandingkan lulusan perguruan tinggi. Begitu lulus mereka sudah dibekali dengan uji kompetensi dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

"Jadi mereka sudah memiliki sertifikat kompetensi sehingga mereka bisa bersaing di dunia Perkeretaapian. Dan alhamdulillah sampai hari ini yang menjadi modal utama mereka bekerja di jasa Perkeretaapian, " kata Jamaludin.

Jamaludin menyatakan dua tahun berturut-turut API meluluskan 87 Taruna dan tahun kemarin meluluskan 119 taruna. Semua sudah bekerja di bidang perkeretapian.

"Paling besar di PT MRT di Jakarta. Karena kami vokasi, sebelum mereka lulus kami sudah bekerjasama dengan pengguna jasa. Maka begitu lulus sudah langsung bekerja," kata Jamaludin.

Baca juga: Maret 2019 Warga Jakarta Sudah Bisa Menikmati MRT


Jamaludin menambahkan API berkomitmen melaksanakan amanah dari Kementerian Perhubungan. Pasalnya kementerian memiliki program strategis nasional dibidang Perkeretaapian dengan pembangunan MRT, LRT kemudian dibangun kereta-kereta bandara dan pengembangan jaringan kereta api.

Untuk itu API Madiun harus siap dan sanggup menjawab tantangan itu berupa menyediakan SDM Perkeretaapian yang kompeten. Kalau tidak siap maka akan diisi tenaga asing.  

Komentar
Close Ads X