Polisi Kembali Tangkap Pelaku Pembakar Lahan di Pontianak

Kompas.com - 23/08/2018, 17:08 WIB
Petugas kepolisian dari Polresta Pontianak bersama pemadam kebakaran swasta saat berupaya memadamkan api di lahan gambut yang mendekati permukiman warga di Jalan Purnama II, Pontianak (20/8/2018). KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWANPetugas kepolisian dari Polresta Pontianak bersama pemadam kebakaran swasta saat berupaya memadamkan api di lahan gambut yang mendekati permukiman warga di Jalan Purnama II, Pontianak (20/8/2018).

PONTIANAK, KOMPAS.com - Polresta Pontianak kembali menangkap seorang pelaku yang diduga melakukan pembakaran lahan dengan sengaja, Kamis (23/8/2018) siang.

Tersangka bernama A. Dia merupakan pemilik lahan sekaligus pelaku pembakar lahan kebun miliknya yang menyebabkan api merembet ke lahan gambut lainnya.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Husni Ramli mengatakan, peristiwa tersebut berawal ketika pelaku membuka lahan kebun miliknya pada 10 Agustus 2018 yang lalu di Jalan Wonodadi 2, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

"Tersangka membuka lahan dengan tujuan untuk bercocok tanam jagung dan nanas, dengan cara menebas semak dan rumput menggunakan alat tajak," ujar Husni, Kamis sore.

Baca juga: Gubernur Aceh Desak Polisi Usut Pembakar Lahan Gambut di Aceh Barat

"Kemudian setelah rumput dan semak kering tersangka membakarnya dengan menggunakan korek api, namun tidak membuat sekat bakar sehingga mengakibatkan api merambat dan menyebar," sambung Husni.

Lantaran api semakin membesar, sambung Husni, tersangka pun berusaha memadamkan api. Namun tidak bisa padam semua di karenakan lahan gambut.

Kemudian, ketika tersangka sedang bekerja di daerah Kota Baru, tersangka di telepon istrinya yang memberitahukan bahwa api menyala kembali di tempat ia membakar lahan tersebut.

"Api tersebut sudah merambat ke areal lahan yang di sekitarnya mencapai sekitar 5 hektar," kata Husni.

Saat ini tersangka masih diamankan di Mapolresta Pontianak untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Tersangka juga dijerat dengan Pasal 108 jo pasal 69 ayat (1) huruf h UU RI No. 32 tahun 2009 tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Dan atau pasal 187 Sub pasal 188 KUHP.

Baca juga: Pangdam Sriwijaya Ancam Pembakar Lahan Ditembak di Tempat

Kompas TV BPBD Kalimantan Barat, mendesak pemerintah pusat untuk segera menyalurkan dana penanganan bencana kabut asap.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X