Kompas.com - 10/08/2018, 16:44 WIB
LRT Palembang ketika menjalani uji coba. KOMPAS.com/AJI YK PUTRALRT Palembang ketika menjalani uji coba.

 

PALEMBANG, KOMPAS.com - Pihak PT KAI berjanji akan terus melakukan evaluasi selama proses uji coba operasinal Light Rail Transit (LRT) di Palembang, Sumatera Selatan.

Hal itu dilakukan setelah LRT Palembang dua kali mengalami masalah teknis, mulai dari sensor pintu yang sensitif hingga masalah sinyal.

Juru bicara PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan, masalah teknis sinyal yang terjadi hari ini membuat jadwal kereta LRT menjadi tertunda.

Lalu PLT LEN selaku penanggung jawab sinyal di LRT Palembang langsung melakukan perbaikan.

“Kalau keretanya nggak mogok, tapi karena adanya gangguan sinyal, sehingga ada penundaan jadwal,” kata Aida kepada Kompas.com, Jumat (10/8/2018).

Aida menerangkan, sinyal kereta LRT menjadi bagian penting agar kereta tetap beroperasi. Maka, gangguan teknis itupun dengan cepat ditangani agar kereta tetap kembali beroperasi.

“Sekarang kereta sudah beroperasi lagi. Kendala teknis terjadi selama 100 menit,” ujarnya.

Baca juga: LRT Palembang Mogok Lagi karena Gangguan Sinyal

Atas kejadian tersebut, PT KAI meminta maaf kepada seluruh penumpang LRT yang jadwal keberangkatannya tertunda akibat masalah sinyal.

“Kami mohon maaf untuk ketidaknyamanan tersebut. Ini akan menjadi evaluasi bersama untuk kelancaran operasional LRT ke depan,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, uji coba operasional LRT Palembang kembali mengalami masalah teknis selama 100 menit. Akibatnya, jadwal keberangkatan kereta menjadi tertunda.

Para penumpang yang berada di stasiun Bumi Sriwijaya yang hendak menuju ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddi II Palembang pun terlambat tiba di bandara.

Baca juga: Gubernur Sumsel: Proyek LRT Palembang Tercepat di Dunia

Beberapa para penumpang memilih menggunakan transportasi lain akibat peristiwa tersebut.

“Saya naik taksi online saja, karena takut telat ke bandara. Karena jadwalnya molor,” kata Lia (28), salah satu penumpang LRT.

Kompas TV LRT Palembang yang akan menunjang kegiatan Asian Games memiliki panjang 22,3 meter dengan melintasi 13 stasiun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.