Kompas.com - 01/08/2018, 21:41 WIB

BLORA, KOMPAS.com - Kapolres Blora AKBP Saptono menyampaikan, masyarakat dihimbau berlaku bijak dalam menyikapi informasi yang beredar luas di media sosial terkait penemuan sesosok mayat tanpa identitas di kawasan hutan wilayah Desa Sendang Wates, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Rabu (1/8/2018) pagi.

Pihak kepolisian saat ini masih mendalami benar atau tidaknya kabar yang beredar luas di media sosial yang menyebutkan bahwa korban adalah AM (23), seorang pemandu karaoke di wilayah Purwodadi, Grobogan, Jateng. Dalam informasi yang tersebar di medsos itu korban dibunuh karena motif cinta segitiga.

"Masyarakat jangan gegabah mempercayai informasi di medsos. Kami masih mendalami benar atau tidaknya informasi di medsos itu. Bisa kita jadikan bahan rujukan. Tapi yang jelas kami masih mendalami kasus ini. Dugaannya memang korban pembunuhan," kata Saptono kepada Kompas.com, Rabu (1/8/2018) malam.

Baca juga: Mayat Perempuan Hangus Terbakar di Hutan Blora Hebohkan Warga

Untuk diketahui, masyarakat dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas di kawasan hutan wilayah Desa Sendang Wates, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Rabu (1/8/2018) pagi.

Jasad perempuan itu ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan. Sekujur tubuhnya hangus terbakar hingga sulit dikenali.

Kepala Desa Sendang Wates, Suparjo, mengatakan, ia kali pertama memeroleh informasi dari warga di desanya sekitar pukul 06.30 WIB.

Bersama beberapa warga, ia kemudian berupaya mendatangi lokasi kejadian. Suparjo terkejut melihat mayat perempuan itu sudah dalam kondisi hangus terbakar.

"Saya datang ke lokasi sudah banyak warga. Saya bilang ke warga, jangan dipegang dulu, ini urusan polisi. Posisinya telungkup dan berjenis kelamin perempuan," kata Suparjo.

Baca juga: Kasus Mayat Perempuan dalam Karung, Bos Properti Marah Korban Gagal Gugurkan Kandungan

Kapolsek Kunduran AKP Untung Hariyadi, menyampaikan, pihak Satuan Reskrim Polres Blora masih mendalami kasus penemuan mayat perempuan tersebut. Tim Inafis Polres Blora langsung diterjunkan untuk menggelar olah TKP di lokasi kejadian. 

Hasil pemeriksaan kepolisian, korban diperkirakan berusia 20 tahun dengan ukuran tinggi badan sekitar163 sentimeter.

Kepolisian berharap masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut bisa langsung melapor.

"Identitas korban belum diketahui. Jasad hangus susah dikenali. Mayat dibawa ke RSUD Blora untuk diautopsi. Prediksinya bukan orang sini, karena kebetulan selama kita lakukan olah TKP, tidak ada warga Kecamatan Kunduran yang mengakui kehilangan anggota keluarganya," terangnya.  

Kompas TV Warga sekitar pemakaman desa Tegowangi, Kediri digegerkan dengan penemuan mayat wanita dengan kondisi kaki masih terlihat di permukaan makam.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Regional
Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Regional
Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Regional
Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Regional
Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Regional
Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Regional
Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Regional
Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Regional
Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Regional
Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Regional
Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Regional
Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Regional
Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.