Polisi Tangkap Begal yang Tewaskan Pelajar 16 Tahun di Palembang

Kompas.com - 11/07/2018, 21:26 WIB
Jenazah Deni saat dibawa dari Rumah Sakit Bhayangkara Palembang menuju rumah Duka. Deni tewas usai menjadi korban kawanan begal, Senin (9/7/2018)KOMPAS.com/ Aji YK Putra Jenazah Deni saat dibawa dari Rumah Sakit Bhayangkara Palembang menuju rumah Duka. Deni tewas usai menjadi korban kawanan begal, Senin (9/7/2018)

  PALEMBANG, KOMPAS.com - Polresta Palembang menangkap beberapa begal yang menewaskan Deni Setiawan, seorang pelajar berusia 16 tahun, Rabu (11/7/2018). 

Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono membenarkan penangkapan pelaku pembunuhan warga Jalan Ponorogo Lorong Sidomakmur II RT 63 RW 09 Kelurahan Sukajaya Kecamatan  Sukarami, Palembang, Sumatera Selatan

“Iya benar sudah ditangkap beberapa pelakunya. Sekarang saya masih di lapangan,” ujar Wahyu saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon, Rabu. 

Namun, Wahyu belum bisa memberikan keterangan detail, terkait lokasi penangkapan para pelaku. Begitu pun identitas para pelaku.

Baca juga: Remaja 16 Tahun di Palembang Tewas Dibacok Belasan Begal

“Untuk jumlahnya nanti akan saya rilis,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Deni Setiawan (16) tewas seusai mengalami luka bacokan di kepala oleh belasan pelaku begal yang beraksi di Jalan Mayor Lubis Bustam Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarame Palembang pada  Senin (9/7/2018) sekitar pukul 02.00 WIB.

Selain Deni, dua rekan korban yakni Erlangga (12) dan Saputra (15) masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Kondisi kedua korban kritis karena luka bacoknya.

Kompas TV Sejak kasus penipuan dan penggelapan dana jamaah Abu Tours bergulir 5 bulan lalu, empat orang sudah ditetapkan sebaga tersangka.


Terkini Lainnya

CPNS Mundur Setelah Lolos Seleksi, Alasannya Tempat Tugas Terlalu Jauh

CPNS Mundur Setelah Lolos Seleksi, Alasannya Tempat Tugas Terlalu Jauh

Regional
Lagi, Murid 'Bullying' Gurunya Sendiri di Jakarta

Lagi, Murid "Bullying" Gurunya Sendiri di Jakarta

Megapolitan
Pihak Ratna Sarumpaet Keberatan JPU Hadirkan Saksi Penyidik dari Polda Metro

Pihak Ratna Sarumpaet Keberatan JPU Hadirkan Saksi Penyidik dari Polda Metro

Megapolitan
Potensi Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno Dinilai Belum Dioptimalkan

Potensi Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno Dinilai Belum Dioptimalkan

Nasional
Ganjar Pranowo Pastikan UNBK Hari Pertama Berjalan Lancar

Ganjar Pranowo Pastikan UNBK Hari Pertama Berjalan Lancar

Regional
Kronologi Kecelakaan Maut di Jambi, 5 Pegawai Bank Tewas Terjebak di Mobil yang Terbakar

Kronologi Kecelakaan Maut di Jambi, 5 Pegawai Bank Tewas Terjebak di Mobil yang Terbakar

Regional
Pentagon Sepakat Kucurkan Dana Rp 14 Triliun untuk Bangun Tembok Perbatasan

Pentagon Sepakat Kucurkan Dana Rp 14 Triliun untuk Bangun Tembok Perbatasan

Internasional
Ketika Jokowi dan Prabowo Mengaku Kerap Dihina dan Difitnah...

Ketika Jokowi dan Prabowo Mengaku Kerap Dihina dan Difitnah...

Nasional
Masih Bingung Pilih Calon Pemimpin? Saksikan 'KandidatFest'!

Masih Bingung Pilih Calon Pemimpin? Saksikan "KandidatFest"!

Nasional
26 Maret 1885, Kremasi Dilegalkan di Inggris

26 Maret 1885, Kremasi Dilegalkan di Inggris

Internasional
Tak Laporkan Dana Kampanye, 4 Parpol di Ngada Flores Didiskualifikasi dari Pileg 2019

Tak Laporkan Dana Kampanye, 4 Parpol di Ngada Flores Didiskualifikasi dari Pileg 2019

Regional
Ini Tarif Baru Ojek Online di Sumatera, Jawa dan Bali Mulai Mei 2019

Ini Tarif Baru Ojek Online di Sumatera, Jawa dan Bali Mulai Mei 2019

Regional
Transjakarta ke Pondok Cabe dan UI Diminati Masyarakat, tapi Terkendala Macet

Transjakarta ke Pondok Cabe dan UI Diminati Masyarakat, tapi Terkendala Macet

Megapolitan
Ratna Sarumpaet Keluhkan Kondisi Tahanan Polda Metro Jaya

Ratna Sarumpaet Keluhkan Kondisi Tahanan Polda Metro Jaya

Megapolitan
Mulai April 2019, Alat Perekam Transaksi 'Online' Digunakan di Kepulauan Riau

Mulai April 2019, Alat Perekam Transaksi "Online" Digunakan di Kepulauan Riau

Nasional

Close Ads X