Remaja 16 Tahun di Palembang Tewas Dibacok Belasan Begal - Kompas.com

Remaja 16 Tahun di Palembang Tewas Dibacok Belasan Begal

Kompas.com - 09/07/2018, 16:37 WIB
Jenazah Deni saat dibawa dari Rumah Sakit Bhayangkara Palembang menuju rumah Duka. Deni tewas usai menjadi korban kawanan begal, Senin (9/7/2018)KOMPAS.com/ Aji YK Putra Jenazah Deni saat dibawa dari Rumah Sakit Bhayangkara Palembang menuju rumah Duka. Deni tewas usai menjadi korban kawanan begal, Senin (9/7/2018)

PALEMBANG, KOMPAS.com - Begal kembali beraksi di Palembang, Sumatera Selatan. Kali ini, DS (16) warga Jalan Ponorogo Lorong Sidomakmur II Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, menjadi korbannya. 

Remaja berumur 16 tahun itupun meninggal seusai dibacok belasan pelaku. Bahkan sepeda motor korban jenis Honda Beat raib dibawa kawanan pelaku.

Kejadian berlangsung Senin (9/7/2018) pukul 02.00WIB. Korban saat itu hendak pulang berboncengan dengan dua rekannya, Er (12) dan Sa (15). 

Saat melintas di Jalan Mayor Lubis Bustam Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarame Palembang, belasan pelaku yang membawa senjata tajam menghadang ketiga korban.

Baca juga: 3 Begal Komplotan Tenda Oranye yang Ditembak Mati Positif Narkoba

Tanpa basa-basi, para pelaku mengayunkan senjata tajam ke arah tiga orang tersebut. Hingga mereka mengalami luka bacok di sekujur tubuh.

Namun, DS yang dalam keadaan kritis meninggal saat dilarikan ke rumah sakit.

Sementara, Er dan Sa kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Muhammad Hoesin Palembang.

Kapolsek Sukarami Kompol Rivanda membenarkan kejadian tersebut. Kini pihaknya sedang menyelidiki para pelaku.

"Dari pemeriksaan, pelaku memakai enam motor dan berboncengan. Dugaannya ada belasan pelaku membawa senjata tajam. Motifnya untuk sementara begal,” ucap Rivanda.

Baca juga: Sepeda Harga Rp 35 Juta Dijual Begal ke Penadah Rp 1 Juta

Sementara, Subur (33) paman DS mengatakan, sebelum pergi, keponakannya sempat meminta izin untuk kelaur rumah tanpa menyebutkan tujuan.

Namun, pada dini hari keluarga mendapatkan kabar jika D tewas menjadi korban begal.

“Saya juga tidak tahu, ini begal atau dendam. Memang beberapa bulan kemarin keponakan saya ini sempat ribut sama temannya, tapi tidak tahu siapa,” ungkap Subur.

Kompas TV Simak dialognya dalam Sapa Indonesia Pagi berikut ini


Terkini Lainnya

Close Ads X