Bawaslu Minta KPU Telusuri Kasus Selisih DPT di Pilgub Sumsel

Kompas.com - 09/07/2018, 07:11 WIB
Hasil akhir hitung cepat Pilkada Sumsel 2018.KOMPAS.com/AKBAR BHAYU TAMTOMO Hasil akhir hitung cepat Pilkada Sumsel 2018.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu Sumatera Selatan ( Bawaslu Sumsel) meminta pihak Komisi Pemilihan Umum ( KPU) segera melakukan pengecekan terkait adanya temuan selisih jumlah daftar pemilih tetap ( DPT) di dua Kabupaten ketika penyelenggaraan pemilihan kepala daerah ( pilkada) berlangsung.

Ketua Bawaslu Sumsel Junaidi mengatakan, pihaknya sedari awal sudah memprediksi akan adanya selisih jumlah DPT dari KPU ketika mereka menyelenggarakan Pilkada Sumsel.

“Kami sudah duga ini bakal jadi malapetaka. Semestinya selisih itu harus 0, tapi ketika rekapitulasi ditemukan selisih DPT 1.085 pemilih di Empat Lawang dan Musirawas, KPU Sumsel harus segera menelusurinya,” kata Junaidi, Minggu (8/7/2018).

Junaidi mengatakan, walaupun selisih jumlah DPT tidak mempengaruhi perhitungan suara, namun mereka menduga ada yang salah saat penetapan DPT oleh KPU Sumsel.

Minta PSU, Tim Saksi Dodi-Giri Tolak Hasil Rekapitulasi KPU Sumsel

“DPT ini nantinya akan berdampak pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang. Serta berpengaruh terhadap kinerja penyelenggara dan dianggap tidak taat aturan,” ujarnya.

Sementara itu, terkait permintaan PSU di Palembang oleh dari paslon nomor urut 4 Dodi Reza Alex- Giri Ramanda karena menduga adanya pelanggaran, Junaidi mengaku akan melakukan rapat internal terlebih dahulu.

"Besok kami rapat pleno untuk mengambil sikap terhadap laporan pelanggaran Pilgub Sumsel. Nanti dari hasil rapat akan direkomendasikan,” jelasnya.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Pasca-gempa Lombok, Pelaku Wisata Pendakian Gunung Rinjani Mulai Berbenah

Pasca-gempa Lombok, Pelaku Wisata Pendakian Gunung Rinjani Mulai Berbenah

Regional
Kecelakaan Maut di Tol Cipali, 12 Tewas

Kecelakaan Maut di Tol Cipali, 12 Tewas

Regional
Petani Ini Tanam Ganja di Ladangnya Untuk Obati Diabetes

Petani Ini Tanam Ganja di Ladangnya Untuk Obati Diabetes

Regional
8 Fakta Setya Novanto Lolos dari Pengawalan, Kepergok Pelesir Bersama Istri hingga Diingatkan Tidak Aneh-Aneh

8 Fakta Setya Novanto Lolos dari Pengawalan, Kepergok Pelesir Bersama Istri hingga Diingatkan Tidak Aneh-Aneh

Regional
Antar Pacar Pulang, Pria Ini Dipanah Orang Tak Dikenal

Antar Pacar Pulang, Pria Ini Dipanah Orang Tak Dikenal

Regional
Lelaki Ini Mengaku 19 Tahun Jalan Kaki dari Aceh hingga Papua

Lelaki Ini Mengaku 19 Tahun Jalan Kaki dari Aceh hingga Papua

Regional
KM Nusa Kenari yang Tenggelam Milik Pemda Alor dan Dikelola Kelompok Nelayan

KM Nusa Kenari yang Tenggelam Milik Pemda Alor dan Dikelola Kelompok Nelayan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Identitas Perempuan yang Pelesiran Bersama Setnov | Rutan di Lhoksukon Rusuh

[POPULER NUSANTARA] Identitas Perempuan yang Pelesiran Bersama Setnov | Rutan di Lhoksukon Rusuh

Regional
Sebelum Tenggelam, KM Nusa Kenari Sempat Mati Mesin

Sebelum Tenggelam, KM Nusa Kenari Sempat Mati Mesin

Regional
Razia di Timika, 7 Warga Ditangkap karena Bawa Alat Perang Tradisional

Razia di Timika, 7 Warga Ditangkap karena Bawa Alat Perang Tradisional

Regional
Mengenal Aplikasi Rapel, Solusi Milenial Mengelola dan Membuang Sampah

Mengenal Aplikasi Rapel, Solusi Milenial Mengelola dan Membuang Sampah

Regional
Melirik Pantai Pukan, Hasil Gotong Royong Warga dengan Biaya Masuk Sukarela

Melirik Pantai Pukan, Hasil Gotong Royong Warga dengan Biaya Masuk Sukarela

Regional
Identitas 5 Penumpang Kapal KM Nusa Kenari yang Hilang Tak Diketahui

Identitas 5 Penumpang Kapal KM Nusa Kenari yang Hilang Tak Diketahui

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Timur, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Timur, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Diduga Terpeleset, Dua Balita Tewas Tenggelam di Sungai Setu

Diduga Terpeleset, Dua Balita Tewas Tenggelam di Sungai Setu

Regional

Close Ads X