Rekapitulasi KPU, Lutfi-Feri Raih Suara Terbanyak di Pilkada Kota Bima

Kompas.com - 05/07/2018, 21:59 WIB
KPUD saat menggelar rapat pleno terbuka hasil penghitungan suara calon Wali Kota dan Wali Kota Bima di Pilkada 2018, Rabu (5/7/2018) malam KOMPAS.com/SYARIFUDIN KPUD saat menggelar rapat pleno terbuka hasil penghitungan suara calon Wali Kota dan Wali Kota Bima di Pilkada 2018, Rabu (5/7/2018) malam

BIMA, KOMPAS.com - KPUD Kota Bima mengumumkan hasil rekapitulasi setelah menggelar rapat pleno terbuka penghitungan suara calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang digelar Rabu (04/07/2018) malam.

Dalam rapat pleno terbuka tersebut dipimpin Ketua Komisioner KPUD, Bukhari S.Sos. Hadir dalam pleno terbuka perwakilan TNI dan Polri, Panwaslu serta saksi dari tiga paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima.

Dari hasil rekapitulasi tingkat KPU, paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut 1 H Arahman-Hj Fera Amelia memperoleh sebanyak 35.059 suara pencoblosan. Paslon nomor urut 2 H M Lutfi-Feri Sofyian meraih 39.006 suara. Sedangkan paslon nomor urut 3 Subahan-Wahyudin mendapat 14.235 suara.

Baca juga: Suami-istri Mencoblos Dua Kali, Pemungutan Suara Diulang di Dua TPS Kota Bima


Dari hasil rekapitulasi itu, pasangan calon nomor urut 2 memperoleh suara terbanyak di Pilkada Kota Bima tahun 2018. Kemudian disusul paslon nomor urut 1 dan paslon nomor urut 3.

“Hasil dari rekapitulasi suara tersebut akan diumumkan di papan pengumuman atau laman KPU selama 7 hari kedepan,”kata dia

Bukhari menjelaskan, rapat pleno penghitungan suara pemilihan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima berjalan lancar.

“Alhamdulillah, proses rekapitulasi berjalan dengan baik. Walaupun ada keberatan saksi salah satu paslon, tetapi bisa dijelaskan dan selesaikan sesuai aturan yang berlaku,”pungkasnya.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencemaran Air Bengawan Solo Mulai Berimbas ke Lamongan

Pencemaran Air Bengawan Solo Mulai Berimbas ke Lamongan

Regional
Lamborghini Keluar Asap Tebal di Surabaya, Cek Legalitas hingga Diduga Komponen Mobil Terbakar

Lamborghini Keluar Asap Tebal di Surabaya, Cek Legalitas hingga Diduga Komponen Mobil Terbakar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jasad Balita Ditemukan Tanpa Kepala | Mahasiswi Tewas Terkubur di Belakang Kos

[POPULER NUSANTARA] Jasad Balita Ditemukan Tanpa Kepala | Mahasiswi Tewas Terkubur di Belakang Kos

Regional
11 Dokter Disiapkan Tangani Bayi yang Derita Hydrocephalus di Surabaya

11 Dokter Disiapkan Tangani Bayi yang Derita Hydrocephalus di Surabaya

Regional
Alasan Bayi yang Derita Hydrocephalus dan Ibunya Dievakuasi ke Rusun

Alasan Bayi yang Derita Hydrocephalus dan Ibunya Dievakuasi ke Rusun

Regional
2 Induk Harimau Sumatera Dibunuh, 4 Janinnya Disimpan dalam Toples

2 Induk Harimau Sumatera Dibunuh, 4 Janinnya Disimpan dalam Toples

Regional
Dugaan Gratifikasi, Eks Kepala BPN Denpasar Ditetapkan Tersangka

Dugaan Gratifikasi, Eks Kepala BPN Denpasar Ditetapkan Tersangka

Regional
5 Fakta Mahasiswi Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Indekos, Hilang 3 Hari hingga Penjaga Kos Mendadak Pergi

5 Fakta Mahasiswi Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Indekos, Hilang 3 Hari hingga Penjaga Kos Mendadak Pergi

Regional
Bayi yang Derita Hydrocephalus Akan Jalan Rekonstruksi Wajah secara Bertahap di RSUD dr Soetomo

Bayi yang Derita Hydrocephalus Akan Jalan Rekonstruksi Wajah secara Bertahap di RSUD dr Soetomo

Regional
Fakta Tukang Tambal Ban Bakar Hidup-hidup Juru Parkir, Berawal dari Pergoki Istri Berduaan di Halaman Hotel

Fakta Tukang Tambal Ban Bakar Hidup-hidup Juru Parkir, Berawal dari Pergoki Istri Berduaan di Halaman Hotel

Regional
Cerita Miris Bocah 9 Tahun Dipaksa Mengemis oleh Ibu Kandung, Mnimal Rp 50.000 hingga Hanya Diberi Makan 2 Kali

Cerita Miris Bocah 9 Tahun Dipaksa Mengemis oleh Ibu Kandung, Mnimal Rp 50.000 hingga Hanya Diberi Makan 2 Kali

Regional
Curi Motor, Tak Sadar Jual ke Pemiliknya Sendiri

Curi Motor, Tak Sadar Jual ke Pemiliknya Sendiri

Regional
Jalan Desa Ambles Dua Meter di Perbatasan KBB dan Kabupaten Cianjur

Jalan Desa Ambles Dua Meter di Perbatasan KBB dan Kabupaten Cianjur

Regional
Dirawat 3 Bulan, Orangutan Tapanuli Kembali Dilepasliarkan

Dirawat 3 Bulan, Orangutan Tapanuli Kembali Dilepasliarkan

Regional
Banjir Lumpur di Bandung Barat, Akses Jalan 2 Kampung Tertutup

Banjir Lumpur di Bandung Barat, Akses Jalan 2 Kampung Tertutup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X