Pemkot Bogor Siapkan Program Mal Pelayanan Publik

Kompas.com - 25/06/2018, 13:48 WIB
Wali Kota Bogor, Bima Arya seusai menghadiri peresmian The Yudhoyono Institute di Djakarta Theater, Kamis (10/8/2017). KOMPAS.com/Nabilla TashandraWali Kota Bogor, Bima Arya seusai menghadiri peresmian The Yudhoyono Institute di Djakarta Theater, Kamis (10/8/2017).

BOGOR, KOMPAS.com - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto berencana menerapkan kebijakan sistem layanan publik terpadu di pusat perbelanjaan atau mal.

Program yang diberi nama Mal Pelayanan Publik itu nantinya bakal melayani pengurusan administrasi, dokumen, hingga surat izin secara terintegrasi dalam satu tempat.

Lewat program itu, Bima berharap, warga dapat mengurus administrasi kependudukan, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, pembayaran retribusi daerah, hingga pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) secara mudah.

“Mal Pelayanan Publik terpadu ini bisa memudahkan warga mengurus berbagai dokumen yang diperlukan. Tidak hanya layanan pemerintah yang bisa diakses, tetapi juga stakeholder dari instansi lainnya, seperti Imigrasi untuk mengurus paspor dan surat lainnya, Bea Cukai, pajak, surat tanah dan pihak lainnya seperti BUMN, BUMD dan gerai swasta lainnya,” ungkap Bima, Senin (25/6/2018).

Bima menambahkan, tahapan untuk mewujudkan layanan terpadu itu pun sudah dilakukannya dengan melakukan studi banding belum lama ini ke Kabupaten Banyuwangi.

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Pelemparan Batu Bus Rombongan Umrah Wali Kota Bogor

Dia menganggap Banyuwangi sukses menerapkan layanan tersebut.

Ia mengatakan akan berkoordinasi mengenai teknis persiapannya ke pemerintah pusat supaya bisa dieksekusi pada awal tahun depan.

"Di Kota Bogor sejauh ini tempat yang paling ideal untuk Mal Pelayanan Publik di Lippo Plaza Keboen Raya. Tapi masih tentatif. Intinya, warga perlu transparansi dan percepatan," kata Bima.

"Semua dinas terlibat tapi di bawah koordinasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor,” sambung dia.

Baca juga: Organda Kota Bogor Kritik Kebijakan Angkot Ber-AC

Sejauh ini, Pemerintah Kota Bogor telah melakukan sejumlah inovasi layanan publik seperti bantuan hukum bagi masyarakat miskin, layanan jemput lansia untuk perekaman e-KTP, Sikat Duren (sistem layanan ketersediaan tempat tidur online di RSUD), Call Center PJU, SITU-SMART (sistem perizinan online), serta tapping box.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Regional
Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Regional
Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Regional
Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Regional
Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Regional
Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Regional
60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

Regional
Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Regional
Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Regional
Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Regional
174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

Regional
Diduga Suspect Corona, Seorang Pasien di Malang Ternyata Batuk Biasa

Diduga Suspect Corona, Seorang Pasien di Malang Ternyata Batuk Biasa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X