Dituding Sebar Video Kampanye Hitam, Relawan Ridwan-Uu Dilaporkan ke Polisi

Kompas.com - 23/06/2018, 14:25 WIB
Tim kuasa hukum Deddy-Dedi, Hotma Agus Sihombing menunjukkan pelaporan penyebar video dukun palsu ke Polda Jabar. KOMPAS. com/IRWAN NUGRAHATim kuasa hukum Deddy-Dedi, Hotma Agus Sihombing menunjukkan pelaporan penyebar video dukun palsu ke Polda Jabar.

BANDUNG, KOMPAS.com - Tim pasangan Deddy-Dedi melaporkan pengunggah video permohonan dukungan makhluk gaib di Pilgub Jabar.

Pelaku diketahui berinisial MSH dan diduga salah satu relawan pendukung Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum. Laporan tersebut dilayangkan ke Polda Jawa Barat pada Senin (18/6/2018) lalu.

“Berdasarkan data dari akun Facebook-nya, dia seorang anggota relawan Gurka. Atau, Gerakan untuk Ridwan Kamil,” katanya di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (21/6/2018).

Surat tanda terima laporan pun sudah dipegang tim Deddy-Dedi. Dugaan tindak pidana informasi dan transaksi elektronik disematkan kepada terduga dengan nomor laporan LPB/565/VI/2018/Jabar.

“Pak Endang yang berakting menjadi dukun dalam video itu sudah mengakui kesalahannya. Dalam keterangan kepada kami, beliau mengatakan disuruh oleh salah satu tim paslon di Pilgub Jabar. Kami tidak ingin menuduh, tetapi boleh tafsirkan sendiri. Sebab, ini merupakan serangan politik,” katanya.

Baca juga: Kakek Ini Mengaku Dibayar Jadi Dukun Dadakan untuk Kampanye Hitam di Pilgub Jabar

Membantah

Menanggapi pelaporan itu, Tim advokasi pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, Chandra M Alit membantah soal tudingan tersebut.

"Soal tuduhan untuk Hanif dan Rindu, itu tidak ada setingan atau tim kampanye dari relawan yang melakukan perbuatan keji itu. Tudingannya jelas enggak mendasar," ujar Chandra saat dihubungi Kompas.com via telepon seluler, Sabtu (23/6/2018).

Dia mengatakan, MSH memang sempat mengunggah ulang video dukungan dukun yang diketahui bernama Endang itu untuk pasangan Deddy-Dedi. Namun, video itu sudah beredar luas di media sosial.

"Jadi pada prinsipnya dia memosting video yang sudah beredar sebelumnya, dia ambil di media sosial. Ini sempat viral dan ramai. Jadi bukan hanya dia, karena video sudah beredar luas," tuturnya.

"Jadi kaitannya video itu hoaks atau bukan, bukan kapasitas dia untuk membuktikan karena sudah beredar luas di media sosial," tambahnya.

Baca juga: Kuasa Hukum Deddy-Dedi Kantongi Nama Dalang Postingan Kampanye Hitam

Chandra juga berencana memperkarakan Endang yang sebelumnya mengaku perbuatannya dilakukan atas suruhan tim kampanye Rindu. Sebab, hasil inivestigasi internal tak pernah ada simpatisan atau relawan yang melakukan upaya kampanye hitam.

"Jika Pak Endang tak dapat membuktikan yang dituduhkan, maka kami juga akan melakukan upaya hukum. Tuduhan pencemaran nama baik dan merusak kehormatan pasangan calon kita," kata Chandra.

"Tapi untuk proses hukum itu kita akan ikuti prosesnya karena pelaporan jadi haknya. Jadi kita ikutin saja," jelasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

Regional
Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Regional
'Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan'

"Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

Regional
Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Regional
Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Regional
Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Regional
11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

Regional
Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X