Kuasa Hukum Deddy-Dedi Kantongi Nama Dalang Postingan Kampanye Hitam

Kompas.com - 22/06/2018, 16:29 WIB
Slide yang ditampilkan salah satu nara sumber saat diskusi bertema Menolak Kampanye Hitam, Mendorong Kampanye Positif di Jakarta, Kamis (22/5/2014). Tren kampanye hitam diperkirakan akan semakin marak menjelang pelaksanaan pemilu presiden, khususnya di media sosial. Kompas/Heru Sri Kumoro Slide yang ditampilkan salah satu nara sumber saat diskusi bertema Menolak Kampanye Hitam, Mendorong Kampanye Positif di Jakarta, Kamis (22/5/2014). Tren kampanye hitam diperkirakan akan semakin marak menjelang pelaksanaan pemilu presiden, khususnya di media sosial.

BANDUNG, KOMPAS.com - Koordinator tim kuasa hukum Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi, Hotma Agus Sihombing, mengaku mengantongi nama pelaku dan dalang penyebar postingan beberapa kampanye hitam.

Orang tersebut pun telah dilaporkan ke Ditreskrimsus Polda Jabar karena perbuatannya mengandung unsur pidana Undang-undang ITE.

"Pengunggah video black campaign itu namanya MSH, dan telah dikantongi bukti-buktinya,"  jelas Agus saat memberikan keterangan Pers di Bandung, Kamis (21/6/2018).

Laporan tim kuasa hukum ke Polda Jabar dengan nomor pelaporan LPB/565/VI/2018/Jabar tertanggal 18 Juni 2018 atas dugaan tindak pidana informasi dan transaksi elektronik.

Baca juga: Kakek Ini Mengaku Dibayar Jadi Dukun Dadakan untuk Kampanye Hitam di Pilgub Jabar

 

Pihaknya berharap, polisi bisa cepat dan segera menyelidiki motif dan tujuan pelaku dan siapa aktor di belakangnya untuk diproses hukum pidana sampai ke Pengadilan.

"Pak Endang yang jadi dukun itu sudah mengaku kalau dia disuruh oleh relawan salah satu pasangan calon. Namun, kami tidak mau menuduh. Silakan ditafsirkan karena ini terindikasi kuat ada kaitannya dengan serangan politik di Pilgub Jabar," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Endang (75), seorang kakek mengakui telah dibayar menjadi dukun dadakan oleh sekelompok orang untuk direkam video yang diduga kampanye hitam kepada pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

Pengakuannya itu setelah dirinya kaget dimintai keterangan tim sukses nomor empat dan merasa bersalah karena disuruh oleh tim sukses pasangan lain di Pilgub Jabar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Regional
Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Regional
Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Regional
3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

Regional
4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

Regional
'Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan'

"Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

Regional
Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Regional
Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Regional
Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Regional
Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Regional
Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Regional
Cerita Yaidah Kesulitan Urus Akta Kematian Putranya di Pemkot Surabaya hingga Harus ke Jakarta

Cerita Yaidah Kesulitan Urus Akta Kematian Putranya di Pemkot Surabaya hingga Harus ke Jakarta

Regional
Jadi Arena Balapan Truk, Lokasi Wisata Pantai Cemara Tuban Ditutup

Jadi Arena Balapan Truk, Lokasi Wisata Pantai Cemara Tuban Ditutup

Regional
'Kalau Mau Kriminalisasi Langsung Saja, Enggak Usah Berbelit-belit Pakai Prosedur Ngawur'

"Kalau Mau Kriminalisasi Langsung Saja, Enggak Usah Berbelit-belit Pakai Prosedur Ngawur"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X