Penjual Mercon di Aceh Ditindak dengan UU Senjata Api

Kompas.com - 06/06/2018, 15:09 WIB
Polisi memperlihatkan barang bukti mercon yang disita dari seorang distributor di Banda Aceh, Rabu (6/6/2018). Setelah melalui uji laboratorium forensik, mercon terbukti mengandung unsur-unsur bahan peledak. Sang distributor dijerat dengan UU Darurat No 12/1951 tentang Senjata Api. KOMPAS.com/Daspriani Y ZamzamiPolisi memperlihatkan barang bukti mercon yang disita dari seorang distributor di Banda Aceh, Rabu (6/6/2018). Setelah melalui uji laboratorium forensik, mercon terbukti mengandung unsur-unsur bahan peledak. Sang distributor dijerat dengan UU Darurat No 12/1951 tentang Senjata Api.

BANDA ACEH, KOMPAS.com — Polresta Banda Aceh menyita ratusan jenis mercon dan petasan di kawasan Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh.

Mercon dan petasan ini terbukti mengandung unsur bahan peledak. Temuan ini membuat distributornya dikenai UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Api.

Tersangka berinisial TI (50). Ia ditangkap personel Satreskrim Polresta Banda Aceh pada 20 Mei 2018 sekitar pukul 17.30 WIB.

Tersangka menimbun mercon dan petasan tanpa izin di rumahnya di Gampong Baro, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh.

Baca juga: Diduga Frustrasi Punya Sakit Asma, Pria Ini Bunuh Diri dengan Mercon

Kapolresta Banda Aceh AKBP Trisno Riyanto mengatakan, aneka mercon dan petasan ini dibawa dari Sumatera Utara untuk dijual di Banda Aceh.

“Polisi sudah melakukan uji lab forensik. Terbukti mercon-mercon ini mengandung unsur bahan kimia yang merupakan campuran peledak dan berbahaya," ujar Trisno di Mapolresta Banda Aceh, Rabu (6/6/2018).

"Dan juga mengganggu ketenteraman masyarakat efek dari suara ledakan tersebut,” tambahnya. 

Di Aceh, sambung dia, mercon dan petasan dilarang diperjualbelikan.

Baca juga: Cekcok, Pacar Banting Sekarung Bahan Mercon hingga Meledak

Adapun barang bukti yang berhasil disita berupa 11 kotak mercon berbagai jenis. Terdiri dari 4 jenis yang memiliki daya ledak, yaitu jenis top 167 model Coco Hawai, merek Sunfirworks model roman, Sunfirworks model piccoloxl, dan jenis flower basket model roman.

“Polisi juga akan menggelar operasi Ketupat Rencong mulai besok. Di sini kami juga akan menindak tegas jika menemukan warga yang masih menjual mercon,” ujar Trisno.

Penertiban ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat beribadah puasa. Termasuk menjelang perayaan Idul Fitri nantinya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selundupkan 66 Kg Sabu Modus Bantuan Covid-19, Bos Alidon Express Divonis 20 Tahun Penjara

Selundupkan 66 Kg Sabu Modus Bantuan Covid-19, Bos Alidon Express Divonis 20 Tahun Penjara

Regional
Dihantam Gelombang Tinggi, Kapal Barang Tenggelam di Perairan Ambalawi, NTB

Dihantam Gelombang Tinggi, Kapal Barang Tenggelam di Perairan Ambalawi, NTB

Regional
Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Bentrok 2 Kelompok Tani di Rokan Hulu

Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Bentrok 2 Kelompok Tani di Rokan Hulu

Regional
Ganjar Cerita Pengalaman Mengantuk Usai Divaksin, Siswa SD: Soalnya Pak Gubernur Sudah Tua

Ganjar Cerita Pengalaman Mengantuk Usai Divaksin, Siswa SD: Soalnya Pak Gubernur Sudah Tua

Regional
Longsor di KM 6+200, Kendaraan Besar Dilarang Melintas di Tol Surabaya-Gempol

Longsor di KM 6+200, Kendaraan Besar Dilarang Melintas di Tol Surabaya-Gempol

Regional
Wagub Banten Ingatkan Warga, Keterisian Rumah Sakit di Banten Sudah 90 Persen

Wagub Banten Ingatkan Warga, Keterisian Rumah Sakit di Banten Sudah 90 Persen

Regional
Viral Video Sejoli Berpelukan di Tengah Jalan dan Tak Mau Lepas, Polisi: Mereka ODGJ dan Ketakutan...

Viral Video Sejoli Berpelukan di Tengah Jalan dan Tak Mau Lepas, Polisi: Mereka ODGJ dan Ketakutan...

Regional
Satgas Covid-19 Riau Sebut Ada Nakes Ragu Divaksin gara-gara Termakan Hoaks

Satgas Covid-19 Riau Sebut Ada Nakes Ragu Divaksin gara-gara Termakan Hoaks

Regional
Satu Lagi Pekerja yang Terjebak di Lubang Galian Tambang di Kalsel Ditemukan Meninggal

Satu Lagi Pekerja yang Terjebak di Lubang Galian Tambang di Kalsel Ditemukan Meninggal

Regional
Hukuman Jerinx Dipangkas, Jaksa Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Siap Kembali Melawan

Hukuman Jerinx Dipangkas, Jaksa Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Siap Kembali Melawan

Regional
Duga Anak Terjebak Saat Rumah Terbakar, Seorang Ayah Nekat Terobos Api, Ternyata Anaknya Pergi Mengaji

Duga Anak Terjebak Saat Rumah Terbakar, Seorang Ayah Nekat Terobos Api, Ternyata Anaknya Pergi Mengaji

Regional
IDI Malang Raya: Sampai Sekarang, Tidak Ada Tenaga Medis yang Menolak Vaksin di Malang

IDI Malang Raya: Sampai Sekarang, Tidak Ada Tenaga Medis yang Menolak Vaksin di Malang

Regional
Polisi Amankan Pedagang di Blora Diduga Salah Gunakan Pupuk Subsidi, Ancamannya 2 Tahun Penjara

Polisi Amankan Pedagang di Blora Diduga Salah Gunakan Pupuk Subsidi, Ancamannya 2 Tahun Penjara

Regional
Angka Kemiskinan di Gunungkidul Meningkat 0,46 Persen akibat Covid-19

Angka Kemiskinan di Gunungkidul Meningkat 0,46 Persen akibat Covid-19

Regional
Bocah Ini Nekat Curi 3 Motor, Dibawa Berkeliling hingga Bensin Habis lalu Ditinggalkan, Ini Ceritanya...

Bocah Ini Nekat Curi 3 Motor, Dibawa Berkeliling hingga Bensin Habis lalu Ditinggalkan, Ini Ceritanya...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X